Sempat Viral, Camat dan Kades Panggil Pedagang Siring Pagatan, Beri Peringatan dan Wajib Ada Daftar Harga

Rabu, 1 Mei 2024 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrokalsel.co.id, BATULICIN – Pedagang dikawasan Kuliner Siring Pagatan Desa Sungai Lembu Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, sempat dihebohkan nitizen di media sosial lantaran ada pedagang yang memberikan harga tidak wajar kepada pengunjungnya.

Itu sempat viral di media sosial khususnya Tiktok dan facebook, mengakibat munculnya komentar negatif terkait wisata kuliner Siring Pagatan.

Menindaklanjuti kabar itu, Kepala Desa Sungai Lembu H Rusniansyah dan Camat Kusan Hilir, Amirullah, langsung memanggil pedagang bersangkutan untuk berikan klarifikasi di kantor desa, Selasa (30/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab dianggap merusak citra Kawasan Wisata Kuliner tersebut. Warung itu bahkan sempat mau ditutup oleh kepala desa namun Camat Kusan Hilir memilih untuk minta klarifikasi dan memberikan pembinaan terlebih dahulu di kantor desa.

Saat menjelaskan dihadapan aparatur desa dan BPD, pemilik warung mengakui tidak seperti yang tertulis dimedia sosial. Apa yang tertera di media sosial tidak sesuai dan berlebihan.

Setelah adanya penjelasan tersebut, Kepala Desa dan Camat pun memberikan pemahaman terkait harga yang melambung bisa mencoreng nama baik kawasan wisata. Selain itu, warga juga tidak akan datang lagi dan itu tentu saja merugikan para pedagang sendiri.

Kepala Desa Sungai Lembu, H Rusniansyah memberikan arahannya agar tidak membuat kegaduhan seperti harga yang melambung tinggi. Ia juga menegaskan kualitas dan fasilitas yang disediakan harus sesuai sehingga tidak menimbulkan kekecewaan kepada pelanggan.

Sebagai langkah konkret, pihaknya akan segera membuat regulasi terkait penerapan daftar menu dan harga. Selain itu tidak menaikkan harga yang bisa membuat pengunjung terkejut saat ingin bayar.

“ Soal harga memang tidak bisa disamakan tetapi harus disesuaikan fasilitasnya dan kualitasnya. Persoalan yang viral dimedia sosial, pedagang sudah kita panggil dan berikan pembinaan dan beberapa hari kedepan, semua pedagang kami wajibkan untuk membuat daftar menu dan harganya untuk ditampilkan,” katanya.

Artinya, bila daftar menu dan harga sudah ada, maka pengunjung sudah bisa menilai sendiri. Ketika masuk di warung, maka sudah tahu berapa estimasi uang yang dipersiapkan untuk bayar makan.

“ Saya rasa ini solusi agar pengunjung tidak terkejut. Dan kami sudah menegaskan kepada para pedagang untuk tidak mengangkat harga tinggi karena akan merugikan diri sendiri dan berdampak pada kawasan wisata,” ucap H Rusni.

Dia juga menegaskan, pedagang yang nantinya tidak mengikuti regulasi atau fakta integritas yang disepekati, maka usaha warungnya akan ditutup.

Sementara itu, Camat Kusan Hilir Amirullah, juga mengatakan saat ini para pedagang yang ramai diperbincangkan telah dipanggil dan diberikan pembinaan siap mengikuti aturan.

Diakuinya, kepala desa sempat ingin menutup namun ia memilih untuk memanggil pedagang untuk menjelaskan itu. Dalam pernyataan memang harga lumayan namun mereka beralasan cukup sesuai karena memiliki karyawan dan menyewa tempat sehinga harga lebih mahal dibandingkan milik sendiri dan tidak miliki pelayan.

Amirullah juga meminta kepada para pedagang terkait harga boleh berbeda tetapi tidak jauh. Harga mahal tentu juga menjadi pilihan bagi para pengunjung sebagai pembanding dengan catatan menampilkan daftar harga makanan dan minumannya.

“ Kami juga himbau kepada para pengunjung agar tak segan bertanya daftar menu makanan dan minuman di tempat itu agar tidak ada yang dirugikan. Bila terlalu mahal, masih ada pilihan tempat disepanjang Siring Pagatan,” pungkasnya. (hdy)

Berita Terkait

Dinas Sosial Tanbu Salurkan Bansos Bagi Penyandang Disabilitas
AR kedapatan Miliki 200 butir Zenit di Pelabuhan Batang, Diamankan Satpolairud Polres Tanbu
Pemkab Tanbu gelar Workshop RB dan SAKIP Tahun 2024
Gerakan Cuci Kaki Orang Tua Lengkapi Acara Perpisahan dan Pelepasan Pelajar SMPN 1 Batulicin
Transparansi Rekrutmen Fresh Graduate Operator PT CK, Digelar di Kantor Disnakertrans Tanbu
Pemiab Tanbu Sosialisasikan Perbup apercepatan Penurunan Stunting
Bupati Tanbu dr HM Zairullah Azhar Resmikan Puskesmas Pulau Tanjung
Paman Yani Ingatkan Warga Tanbu Tidak Terpecah Belah Jelang dan Pasca Pilkada

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 10:40 WITA

Dinas Sosial Tanbu Salurkan Bansos Bagi Penyandang Disabilitas

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:43 WITA

AR kedapatan Miliki 200 butir Zenit di Pelabuhan Batang, Diamankan Satpolairud Polres Tanbu

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:40 WITA

Pemkab Tanbu gelar Workshop RB dan SAKIP Tahun 2024

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:14 WITA

Gerakan Cuci Kaki Orang Tua Lengkapi Acara Perpisahan dan Pelepasan Pelajar SMPN 1 Batulicin

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:29 WITA

Transparansi Rekrutmen Fresh Graduate Operator PT CK, Digelar di Kantor Disnakertrans Tanbu

Senin, 27 Mei 2024 - 15:57 WITA

Pemiab Tanbu Sosialisasikan Perbup apercepatan Penurunan Stunting

Senin, 27 Mei 2024 - 14:26 WITA

Bupati Tanbu dr HM Zairullah Azhar Resmikan Puskesmas Pulau Tanjung

Senin, 27 Mei 2024 - 10:08 WITA

Paman Yani Ingatkan Warga Tanbu Tidak Terpecah Belah Jelang dan Pasca Pilkada

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Dinas Sosial Tanbu Salurkan Bansos Bagi Penyandang Disabilitas

Rabu, 29 Mei 2024 - 10:40 WITA

Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu gelar Workshop RB dan SAKIP Tahun 2024

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:40 WITA