Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Sijago merah kembali mengamuk di permukiman warga di Jalan Transmigrasi, Gang Kasturi dan Gang Tridaya, RT 6, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (30/10/26) dini hari.

Sebanyak 13 rumah mengalami kerusakan berat, sementara empat rumah lainnya turut terdampak dari peristiwa kebakaran tersebut.

Bahkan mengakibatkan dua warga mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Adalah Akhmad Yani (60), yang sempat berusaha menyelamatkan sepeda motornya dari dalam rumah saat api mulai membesar.

Akhmad Yani kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Marina. Sementara itu, istrinya, Norainah (52), mengalami luka bakar ringan.

Ketua RT setempat, Madi, mengatakan sebelum kebakaran terjadi, warga sempat menggelar acara yasinan pada Kamis malam. Setelah kegiatan selesai, warga kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas seperti biasa.

Namun, menjelang dini hari, suasana mendadak berubah setelah terdengar teriakan warga yang mengabarkan adanya kebakaran.

“Sebelum saya tidur, ada teriakan api-api. Dari mana api itu, kita tidak tahu,” ujar Madi kepada wartawan.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Untuk sementara, warga yang rumahnya terbakar mengungsi ke rumah tetangga dan kerabat.

Madi berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu segera memberikan bantuan kepada warga terdampak, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu telah mendirikan dapur umum guna membantu memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tanah Bumbu, Syaikul Ansari, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 00.38 Wita. Petugas menerima laporan pada waktu yang sama dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian.

“Petugas melakukan pemadaman di area terdampak agar api tidak meluas dan mengenai rumah warga,” kata Syaikul.

Berdasarkan data penanganan, kebakaran berdampak langsung terhadap 13 kepala keluarga (KK) atau 33 jiwa. Selain itu, empat KK lainnya turut terdampak.

Proses penanganan kebakaran berlangsung selama 104 menit, dengan kegiatan pemadaman dimulai pukul 00.45 Wita dan berakhir pada pukul 02.29 Wita.

Pemadaman melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu serta satu unit mobil pemadam kebakaran dari Jhonlin.

Sejumlah unsur turut membantu penanganan di lokasi, yakni TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta relawan Ashabul Kahfi.(hdy)