
Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Pasca peristiwa tenggelamnya seorang bocah berusia 10 tahun di kolam retensi Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, aparat desa bersama relawan dan bhaninkamtibmas, memasang spanduk peringatan untuk melarang warga beraktivitas di sekitar lokasi.
Pemasangan spanduk tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Barokah, Markuat, pada Rabu (9/6/2026). Tidak hanya spanduk, aparat desa juga mulai memasang pagar di jalur menuju kolam guna mencegah anak-anak bermain di area tersebut.
Markuat mengungkapkan, sebenarnya sebelumnya telah dipasang papan peringatan, namun papan tersebut hilang. Kondisi itu dimanfaatkan anak-anak untuk bermain dan berenang di kolam retensi.
“Sudah kita pasangi papan larangan tapi hilang. Makanya kami pasang lagi dan lebih banyak lagi. Jalan masuk sudah kita pagar juga,” ujar Markuat.
Selain memasang spanduk dan pagar sementara, pihak desa juga mengimbau warga yang memiliki seng bekas untuk menyumbangkannya. Seng tersebut rencananya akan digunakan sebagai penutup area kolam yang membahayakan.
“Rencananya, hari Minggu ini kami akan gotong royong membuat pagar di sekeliling kolam,” kata Markuat.
Pemerintah desa berharap langkah-langkah pencegahan ini dapat mengurangi risiko kecelakaan serupa terulang kembali, serta mengingatkan masyarakat, terutama orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak mereka saat bermain di luar rumah.(hdy)








Tinggalkan Balasan