
Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Gelaran Turnamen Bola Voli Kapolres Tanah Bumbu Cup 2026 tidak hanya menjadi panggung aksi para atlet lokal dan Proliga, tetapi juga telah menjelma menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan bagi pelaku UMKM.
Para pedagang yang terlibat di sekitar lokasi pertandingan, Lapangan Voli Tathya Dharaka, Gunung Antasari Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu, tingkatkan pendapatan mereka.
Dibuka sejak Selasa (16/6/2026) malam, turnamen yang mempertemukan 45 tim (33 putra dan 12 putri) ini berhasil menyedot perhatian ribuan penonton. Kehadiran sejumlah pemain bintang Proliga yang turun memperkuat tim-tim peserta membuat antusiasme publik meledak, dan dampaknya langsung terasa pada kantong para pedagang kecil.
Para pedagang UMKM yang biasanya mengandalkan lokasi strategis di sekolah-sekolah mengaku “terselamatkan” oleh gelaran ini. Salah satunya, Arbainah, pedagang asal Batu Benawa yang sehari-hari berjualan di area Sekolah dan Masjid Zairullah.
“Libur sekolah begini, biasanya kami bingung cari lahan. Sepi pembeli. Tapi sejak turnamen ini dimulai, setiap malam lapangan penuh. Alhamdulillah, pendapatan saya naik drastis,” ujar Arbainah dengan nada bersyukur, Rabu (24/6/26) malam pada metrokalsel.co.id.
Ia menambahkan, momen ini sangat dinantikan, apalagi dengan adanya bintang Proliga yang membuat kerumunan penonton semakin padat hingga larut malam.
“Saya sangat berterima kasih kepada bapak Kapolres Tanah Bumbu, sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan seperti ini. Sering-seringlah diadakan, karena pas banget buat ngisi kantong di masa liburan,” imbuhnya.
Senada dengan Arbainah, Arif, salah satu pedagang Sate di lokasi, mengaku peningkatan omzetnya cukup signifikan. “Senang, ramai. Ini pintu-pintu rezeki buat kami semua,” ungkapnya.
Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya SIk, menyatakan tujuan turnamen tidak hanya untuk mencari bakat dan menjaga silaturahmi, tetapi juga secara sadar dirancang untuk membangkitkan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
“Kami melihat animo masyarakat luar biasa. Dengan menghadirkan atlet-atlet Proliga, kami memastikan jumlah penonton tinggi. Ini efek berganda bagi pedagang. Kami ingin Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi ruang hidup bagi ekonomi warga,” tegas Kapolres.
Turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp130 juta ini akan berlanjut hingga grand final pada 27 Juni 2026. Pelaksanaan Kapolres Cup ini adalah bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke 80.(hdy)








Tinggalkan Balasan