Metrokalsel.co.id, KOTABARU – Paguyuban Silaturahmi Jawa Kotabaru (Si Joko) memanfaatkan momen peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan menggelar kegiatan sosial dan silaturahmi di Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Senin (24/8/26).

Ketua Si Joko, AKP Pebe Supriyadi, mengajak seluruh warga dan sesepuh untuk mensyukuri nikmat kesehatan serta kemerdekaan yang telah dinikmati selama 81 tahun. Rasa syukur tersebut, menurutnya, perlu diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang memberi manfaat bagi sesama.

“Bantuan sosial ini bukan dilihat dari besar atau bentuknya, tetapi sebagai wujud empati dan kasih sayang Paguyuban Si Joko kepada masyarakat yang membutuhkan. Harapannya, bantuan ini dapat membawa manfaat dan senyuman bagi penerima,” ujar Pebe.

Ia mengatakan, Si Joko akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang tenteram, harmonis, dan sejahtera. Pebe juga mengingatkan warga keturunan Jawa agar tetap melestarikan budaya dan asal-usul meskipun berada di perantauan.

“Kita jauh dari Pulau Jawa, jangan sampai lupa dengan budaya dan asal-usul. Kita uri-uri budaya Jawa, tetapi bukan berarti eksklusif. Si Joko adalah rumah bersama untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyatu secara harmonis dengan masyarakat lokal di Kotabaru,” tegasnya.

Ia pun mengajak warga memegang prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kotabaru.

Kepala Desa Sebelimbingan, Akhmad Zaenuri, mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Si Joko. Menurutnya, bantuan sosial bukan sekadar penyerahan barang, melainkan bentuk kepedulian dan kepekaan terhadap sesama.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan pemerintah saja, kami memiliki keterbatasan. Kehadiran Si Joko menjadi mitra dan kekuatan sosial yang membantu pemerintah mewujudkan masyarakat rukun dan sejahtera,” ungkapnya.

Zaenuri menambahkan, masyarakat Desa Sebelimbingan memiliki latar belakang suku, agama, dan adat istiadat yang beragam. Perbedaan tersebut, katanya, harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan.

“Jadikan Si Joko sebagai wadah mempererat persaudaraan, bukan hanya antarsesama warga Jawa, tetapi juga dengan seluruh masyarakat Kotabaru. Mari jaga kebersamaan dan gotong royong,” tambahnya.

Camat Pulau Laut Utara, Hj. Frida Yusiana, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan silaturahmi dan bakti sosial tersebut. Ia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Si Joko dapat terus dipertahankan.

Menurutnya, keberadaan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan sosial dan menjaga kerukunan di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis serta ramah tamah antara pengurus Si Joko, tokoh masyarakat, sesepuh, dan warga yang hadir. (ebt)