
Metrokalsel.co.id, KOTABARU – Tradisi masyarakat suku Mandar turut memeriahkan prosesi pernikahan di Sarang Tiung, Kabupaten Kotabaru, Rabu (16/9/26).
Mempelai laki-laki datang ke rumah mempelai perempuan dengan diiringi lantunan musik rebana yang dikenal masyarakat Mandar sebagai Rawana.
Alunan rebana yang dimainkan secara beriringan terdengar merdu dan menarik perhatian warga sekitar.
Sejumlah warga bahkan terlihat spontan berjoget mengikuti irama musik yang dimainkan kelompok Rawana.
Tradisi Rawana merupakan salah satu kesenian yang masih dipertahankan masyarakat Mandar, baik di Tanah Mandar, Sulawesi Barat, maupun oleh masyarakat Mandar yang bermukim di Kabupaten Kotabaru.
Salah seorang warga, Mutar, mengatakan kelompok rebana yang tampil dalam prosesi tersebut didatangkan langsung dari Tanah Mandar.
“Group rebana ini kami datangkan langsung dari Tanah Mandar, Sulawesi Barat, tepatnya Desa Adolang, Kabupaten Majene,” ucapnya.
Tak hanya memainkan rebana, kelompok Rawana juga menampilkan sejumlah atraksi tradisional yang membuat suasana semakin meriah.
Salah satunya Makkattau, yakni atraksi yang memadukan gerakan tari dengan permainan suara menggunakan sendok. Ada pula Koa-koayang.
Salah seorang anggota kelompok mengenakan kostum menyerupai burung dan menirukan gerakan burung mengikuti irama rebana.
Penampilan tersebut menjadi tontonan menarik bagi warga yang hadir.
Tradisi Rawana dalam prosesi pernikahan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya masyarakat Mandar di Kotabaru untuk menjaga dan memperkenalkan seni budaya leluhur di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. (ebt)








Tinggalkan Balasan