Metrokalsel.co.id,PELAIHARI – Aliansi Gabungan Pelajar Islam Indonesia (PII) berbagai Wilayah di Kalimantan Selatan Melakukan Aksi Damai di Bundaran Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Kabupaten Tanah Laut (Tala), Jumat (3/7/26) pagi.

Dalam aksi tersebut, para Demonstran membawa spanduk yang berisikan sejumlah aksi Penolakan. Di antaranya penolakan terhadap praktik Lesbian, Biseksual, Transgender hingga LGBT.

Aksi tersebut dikawal ketat oleh pengamanan personel Polsek Pelaihari yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, sehingga Berjalan Lancar dan Damai.

Koordinator aksi sekaligus Ketua PII Kalimantan Selatan, Syahdan mengatakan kegiatan tersebut diikuti pelajar dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

“Kami menyoroti dugaan adanya praktik-praktik LGBT. Kami berharap persoalan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah,” ujarnya Syahdan.

Setelah menyampaikan aspirasinya dengan Damai, Aliansi Gabungan Pelajar Islam Indonesia (PII) Juga melakukan aksi peduli lingkungan.

Ketua PII Tala, Muhammad Taher, mengatakan, aksi damai tidak hanya menyampaikan penolakan tetapi juga peduli lingkungan.

“Selain aksi damai, kami membagikan bibit pohon kepada para pengguna jalan yang melintas merupakan wujud kepedulian terhadap Lingkungan di kawasan pusat perkantoran dan aksi tersebut gerakan moral yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata serta manfaat bagi masyarakat,” kata Taher. (ady)