Subhanallah, Ini Cerita Ibu Anak, Selamat Saat Rumah Terseret Banjir Barabai

Senin, 18 Januari 2021 - 08:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(metrokalsel.co.id) Kondisi pasca banjir hebat di kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah, Kalsel

BARABAI, Metrokalsel.co.id – Atul (34), salah seorang warga Desa Waki , Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), bersyukur karena ia dan anaknya selamat dari ganasnya terjangan banjir pada Kamis (13/)1/2021) sekitar pukul 00.30 wita.

Atul dan anaknya yang berusia 2 tahun hanya pasrah ditempat tidur bersama anaknya ketika air sudah mengepung rumahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya waktu itu sedang enakan tidur bersama anak dikarenakan cuaca dingin dan hujan, tidak menyangka jika air begitu deras kiriman dari pegunungan yang menghantam desa kami. setelah genangan air mulai mengepung rumah serta dibawa oleh arus ketika bangun baru sadar bahwa posisi rumah sudah tidak ditempat semula. Lantai satu rumah saya sudah dipenuhi air,” tutur atul di lokasi kejadian, Kamis (14/01/2021).

Tak berselang lama setelah terseret beberapa meter, atul mencoba berteriak minta tolong sambil memeluk anaknya namun tidak ada yang mendengar dikarenakan terhambat oleh suara air yang sangat nyaring.

Kondisi perkampungan desa waki yang sebelumnya terdapat ratusan rumah langsung gelap gulita. Baru pagi harinya diketahui bahwa kampung itu rata dengan tanah akibat gelombang banjir bandang.

“Rumah saya dekat dengan bantaran Sungai Riam bajandik. Saya tak tahu sebelumnya nasib rumah saya. Pagi harinya dilihat sudah ada didekat perkantoran desa waki,” ujar dia.

Ia menuturkan, banjir bandang itu tidak datang sekaligus saat kejadian di wilayahnya. Awalnya ada genangan air dulu dan disusul gelombang air tinggi sekitar 10 meter dan langsung melenyapkan ratusan rumah di perkampungannya.

Baca Juga : Kejari Tanbu Salurkan Bantuan Sembako ke Posko Induk Tanah Laut

“Bisa lihat kan, banyak mobil yang terbawa arus dan berada di pinggir sungai,” kata dia kepada Metrokalsel.co.id.

Sampai siang ini, di lokasi kejadian terus berdatangan bantuan dan pejabat yang berkunjung.

Bantuan berupa bahan pokok dan selimut mulai didatangkan ke lokasi paling parah terdampak banjir bandang.

Tim gabungan SAR masih melakukan pencarian korban yang masih dinyatakan hilang di lokasi kejadian. Namun, di lokasi ini sejak pagi sampai siang ini belum ada temuan lagi korban meninggal untuk di desa waki.

Sementara untuk didesa Bulayak kecamatan Hantakan kabupaten Hulu Sungai Tengah menurut informasi warga sudah ada 16 orang korban jiwa yang ditemukan. Kurang lebih sudah ada 40 buah rumah yang dinyatakan hilang dan rata dengan tanah.

Salah satu korban banjir didesa bulayak kecamatan hantakan Nia (35) mengatakan kami segera mengungsi setelah mengetahui air sungai mulai naik. Hanya beberapa jam saja air sudah meratakan desanya.

Ditambahkannya, pada saat ini kami sudah tidak mempunyai apa-apa lagi hanya mempunyai pakaian selembar dibadan. Sudah 4 hari empat malam tidak adanya penerangan lampu PLN serta jaringan internet untuk mengkhabari sanak famili di luar daerah tidak bisa.

Baca Juga :Gunung Semeru Meletus dan Keluarkan Lava Serta Awan Panas

Bantuan terus berdatangan berupa makanan dan pakaian, kami mengharapkan adanya kiriman air bersih untuk memasak dan minum. (Mka02)

Berita Terkait

Jalan Labuan Mas Viral, Ketua DPRD Kotabaru Turun Langsung ke Lokasi
Disparpora Kotabaru Gelar Pesona Gebyar Ramadhan 2026, Ada Lomba Rudat Keresai hingga Busana Muslim
Menu MBG Diprotes, Komisi II DPRD Kotabaru Turun Langsung ke Sekolah
Lewat Dialog Radio, Kejari Kotabaru Tegaskan Pengawalan Koperasi Merah Putih Berbasis Pencegahan
Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu
Pleno dan PAW DAD Kotabaru, Durabil Resmi Jabat Wakil Ketua II
Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah
Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:50 WITA

Jalan Labuan Mas Viral, Ketua DPRD Kotabaru Turun Langsung ke Lokasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:46 WITA

Disparpora Kotabaru Gelar Pesona Gebyar Ramadhan 2026, Ada Lomba Rudat Keresai hingga Busana Muslim

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:43 WITA

Menu MBG Diprotes, Komisi II DPRD Kotabaru Turun Langsung ke Sekolah

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:41 WITA

Lewat Dialog Radio, Kejari Kotabaru Tegaskan Pengawalan Koperasi Merah Putih Berbasis Pencegahan

Senin, 2 Maret 2026 - 20:55 WITA

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:56 WITA

Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:47 WITA

PT Indocement Tarjun Pererat Silaturahmi Bersama Media dan Anak Panti

Berita Terbaru