Metrokalsel.co.id,BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin terus berupaya tingkatkan kualitas layanan kesehatan rujukan di Kalimantan Selatan. Upaya yang akan dilakukan dengan merencanakan pembangunan Gedung Pusat Layanan Jantung Terpadu.
Pembangunan ini menjadi bagian dari penguatan layanan unggulan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo, menyampaikan bahwa rencana pembangunan pusat layanan jantung terpadu ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan dalam pengembangan layanan kesehatan unggulan, khususnya di bidang jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk pembangunan layanan jantung terpadu ini, RSUD Ulin terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan. Rumah Sakit Ulin sebagai rumah sakit rujukan milik Pemprov tentu menyiapkan segala sesuatu terkait layanan unggulan jantung terpadu,” ujar dr. Among, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, gedung pusat layanan jantung terpadu tersebut direncanakan memiliki delapan lantai dengan berbagai fasilitas penunjang layanan jantung. Fasilitas tersebut antara lain ruang cath lab, ruang rawat inap khusus layanan jantung, hingga kamar operasi yang terintegrasi.
“Beberapa area sudah kami persiapkan untuk penempatan gedung tersebut. Di dalamnya nanti akan ada fasilitas-fasilitas yang menunjang pelayanan jantung secara terpadu dan komprehensif,” jelasnya.
Menurut dr. Among, pihak RSUD Ulin telah melakukan berbagai tahapan awal, termasuk rapat koordinasi dan peninjauan lapangan bersama jajaran Dinas PUPR Kalsel. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi serta perencanaan pembangunan gedung layanan jantung terpadu.
“Pada hari Senin kemarin kami telah melaksanakan rapat koordinasi dan peninjauan lapangan bersama jajaran PUPR terkait kesiapan pelaksanaan pembangunan gedung jantung terpadu ini,” katanya.
Untuk tahap perencanaan, RSUD Ulin saat ini fokus pada penyusunan master plan, denah bangunan, serta kesiapan anggaran. Ia menegaskan seluruh proses dilakukan secara matang agar pembangunan gedung tersebut dapat benar-benar terwujud dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Tahun ini kita sudah berkoordinasi terkait master plan, denah, dan kesiapan anggaran. Semua kita siapkan secara serius agar nantinya gedung pusat layanan jantung terpadu ini bisa terwujud dan bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Terkait target pembangunan fisik, dr. Among menyampaikan bahwa saat ini masih dalam tahap proses dan memerlukan kajian lebih mendalam. Namun demikian, koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan agar rencana pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan.
“Pembangunan ini masih berproses dan tentu membutuhkan kajian-kajian lebih lanjut. Mudah-mudahan bisa segera terwujud dan difungsikan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalsel,” tuturnya.
Dalam pengembangan layanan jantung terpadu, RSUD Ulin Banjarmasin juga menjalin kerja sama dan koordinasi dengan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita sebagai rumah sakit pembina layanan jantung. Sejumlah pertemuan telah dilakukan guna memperkuat pengembangan layanan jantung terpadu di RSUD Ulin.
“Sudah ada beberapa kali pertemuan dengan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita sebagai tim pembina layanan jantung di RSUD Ulin. Ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan layanan jantung terpadu yang berkualitas dan berstandar nasional,” pungkas dr. Among.(mc)








