
Metrokalsel.co.id,BATULICIN – PT Borneo Indobara (BIB), anak perusahaan PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), meresmikan WIM (Weigh in Motion) Digital Hub sebagai pusat operasional dan pengembangan teknologi penimbangan digital.
Fasilitas ini menandai babak baru transformasi operasional perusahaan di sektor pertambangan batubara.
Peresmian dilakukan oleh Bonifasius, Chief Executive Officer GEMS, R. Utoro, Chief Operating Officer BIB; dan Dimas “Omdim” Sutejo, Chief Digital & Technology Officer GEMS, bersama jajaran manajemen dan pemangku kepentingan pada Senin (23/7/26).
WIM Digital Hub menjadi puncak perjalanan transformasi teknologi penimbangan BIB yang berlangsung hampir dua dekade. Dimulai dari sistem Weigh Bridge pada 2006, perusahaan kini menghadirkan Weigh in Motion Digital Standard (WIM DS)—sebuah ekosistem digital yang mendukung operasional tambang dengan kecepatan, presisi, dan keandalan tinggi.
Seiring peningkatan kapasitas produksi dan kompleksitas logistik, BIB mengembangkan WIM DS dengan mengintegrasikan teknologi penimbangan, transaksi digital, kecerdasan buatan (AI), jaringan komunikasi berkecepatan tinggi, dan analitik data dalam satu platform terhubung. Hasilnya, proses penimbangan menjadi lebih cepat, akurat, transparan, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara real-time.
Salah satu inovasi utama adalah implementasi WIM Set—kombinasi teknologi High Speed WIM dan Low Speed WIM dalam konfigurasi multi-lane. Ini menjadi implementasi pertama di Indonesia yang dirancang meningkatkan keandalan operasional, menjaga kontinuitas layanan, serta mendukung target produksi hingga 54 juta ton per tahun dengan rata-rata 3.700 transaksi harian.
WIM Digital Hub tidak hanya berfungsi sebagai pusat operasional, tetapi juga pusat inovasi dan edukasi transformasi digital BIB. Fasilitas ini beroperasi 24 jam sehari dengan infrastruktur modern, kapabilitas server andal, serta area edukasi berupa konsep walk-through experience yang menampilkan evolusi teknologi penimbangan perusahaan.
Bonifasius, CEO GEMS, mengatakan WIM Digital Hub mencerminkan komitmen perusahaan menghadirkan inovasi bernilai tambah bagi operasional dan daya saing masa depan.
R. Utoro, COO BIB, menambahkan, transformasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi yang menghadirkan sistem penimbangan lebih cepat, andal, dan terintegrasi.
Sementara itu, Dimas “Omdim” Sutejo, CDTO GEMS, menambahkan bahwa integrasi teknologi, AI, dan analitik data menjadikan WIM sebagai platform digital yang mendukung keputusan operasional secara real-time.
Ke depan, BIB berkomitmen mengembangkan inovasi digital untuk memperkuat efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan operasional. WIM Digital Hub menjadi simbol standar baru transformasi digital di industri pertambangan Indonesia.(hdy)








Tinggalkan Balasan