
Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Pembangunan jembatan penyebrangan Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut Kotabaru, terus berproses. Perusahaan Angkutan Sungai Danau Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batulicin, yang bakal terkena dampak langsung sudah mulai pikirkan alternatif lain.
Pasalnya, ASDP Batulicin sudah mulai memiliki wacana untuk menjalin koordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu dan pihak swasta untuk mengembangkan potensi lain atau wisata air.
Wacana itu menjadi alternatif wisata susur sungai dengan kapal roro dan sajian kuliner di atas kapal tengah digodok sebagai tawaran baru destinasi wisata Tanah Bumbu.
General Manager ASDP Cabang Batulicin, Ardian, Kamis (30/7/26), mengatakan siap menyediakan kapal untuk mendukung program wisata air dan sungai. Konsep yang ditawarkan mencakup wisata kuliner dengan menyajikan makanan dan minuman di atas kapal.
“Kami mencoba menawarkan hal yang baru terkait wisata di Tanah Bumbu. Namun ini masih wacana menunggu kebijakan seperti apa nantinya,” ujarnya.
Kolaborasi ini disebutnya masih dalam tahap wacana dan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan investor.
Di sisi lain, ASDP juga telah menjajaki peluang rute penyeberangan jarak jauh (long distance ferry) dari Batulicin menuju Surabaya, mengingat rute Batulicin-Tanjung Serdang Kotabaru bakal terhenti. Menurutnya, usulan penambahan rute Batulicin-Surabaya juga menjadi alternatif yang positif.
“Mengenai rencana pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan Batulicin-Kotabaru, pada dasarnya masih menunggu kepastian kebijakan lebih lanjut untuk menentukan sikap. Jadi sejauh ini, belum bisa memutuskan,” ujarnya.
Saat ini, ASDP Cabang Batulicin mengoperasikan total 7 unit kapal. Rinciannya, 5 unit kapal melayani rute Batulicin-Tanjung Serdang (Kotabaru), 1 unit kapal perintis, dan 1 unit kapal Awu-Awu yang melayani rute Batulicin-Sulawesi.(hdy)








Tinggalkan Balasan