BPS dan KominfoTanbu, Ekspose Nilai Tukar Petani

Jumat, 26 Januari 2024 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrokalsel.co.id, BATULICIN – Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat melakukan ekspose Nilai Tukar Petani (NTP).

Ekspose NTP bertempat di Ruang Rapat Diskominfosp Tanbu, Jumat (26/1/24).

Peserta ekspose terdiri dari Asisten, Komite Perencana Kabupaten Tanah Bumbu, SKPD terkait, BPS, dan Tenaha Ahli Penyusunan dan Analisis NTP BPS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPS Tanbu, Ihsan Nulhakim mengatakan tujuan ekspose ini untuk melihat perkembangan kesejahteraan petani.

Ia menambahkan, salah satu indikator kesejahteraannya yakni mengukur dari tingkat pendapatan dan pengeluaran petani.

NTP menunjukkan peningkatan kemampuan petani secara kesejahteraannya. Namun semakin tinggi nilai NTP maka semakin tinggi pula kesejahteraan secara relatif.

“Secara sederhana NTP itu menggambarkan daya beli pendapatan petani walaupun itu belum bisa mewakili semuanya,”pungkasnya.

NTP ini untuk mengukur kemampuan tukar produk yang di jual petani dengan produk yang di butuhkan petani dalam produksi dan konsusmsi rumah tangga.

Sementara itu Kadis Kominfosp Al Husain Mardani melalui Kabid Statistik dan Persandian, Dwi Teguh Effendi mengatakan ukuran atau indikator kesejahteraan petani terbagi dengan 3 komponen yakni pertanian tanaman pangan, perkebunan rakyat serta perikanan tangkap.

Tiga komponen ini yang paling rendah posisinya bahkan di bawah 100 atau nilai modal. Maka petani kita belum bisa di anggap sejahtera. Sehingga indikator inilah yang mengukurnya.

“Setelah mendapatkan angka diatas 100 dari 3 komponen tersebut maka di anggap bagus kesejahteraannya dan perlu ditingkatkan lagi,” sebutnya.

Namun kalau pertanian modalnya di bawah 100, tapi setelah di hitung dapatnya tidak sampai 100. Sementara itu harus diatas modal.

“Untuk mengatasi itu di harapkan peran lintas terkait sangat di butuhkan untuk merumuskan posisi petani yang tidak sejahtera agar menjadi sejahtera. Tentunya apa yang di kerjakan tidak lagi mengalami kerugian,” tutupnya. (ril)

Berita Terkait

Wanita Ini Dipukuli Usai Tanya Lelakinya Berhubungan Dengan Yang Lain
Unit Tipidter Satreskrim Polres Tanbu, Sita Ribuan Skincare Tanpa Izin Edar di Kusan Hilir
Kapolsek Angsana Hadiri Sosialisasi Peremajaan Sawit Rakyat Terhadap Petani Plasma di Angsana
DPRD Ikuti Bimtek Pengembangan BUMD di Tanah Bumbu, Dukung IKN
Pertaruhkan Nyawa Ringkus DPO Pembunuhan, Dua Anggota Polres Tanbu Dapat Penghargaan
Operasi Sikat Intan Selama 14 Hari, Polres Tanbu Ungkap 35 Perkara dengan 39 Tersangka
Raih Prestasi Gemilang, Kapolres AKBP Arief Beri Penghargaan kepada Tim PBVSI Tanbu
Zairullah Serahkan Formulir Lamaran Bacagub Kalsel di Kantor PPP dan PDI

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:31 WITA

Wanita Ini Dipukuli Usai Tanya Lelakinya Berhubungan Dengan Yang Lain

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:38 WITA

Unit Tipidter Satreskrim Polres Tanbu, Sita Ribuan Skincare Tanpa Izin Edar di Kusan Hilir

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:53 WITA

Kapolsek Angsana Hadiri Sosialisasi Peremajaan Sawit Rakyat Terhadap Petani Plasma di Angsana

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:31 WITA

DPRD Ikuti Bimtek Pengembangan BUMD di Tanah Bumbu, Dukung IKN

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:55 WITA

Pertaruhkan Nyawa Ringkus DPO Pembunuhan, Dua Anggota Polres Tanbu Dapat Penghargaan

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:18 WITA

Operasi Sikat Intan Selama 14 Hari, Polres Tanbu Ungkap 35 Perkara dengan 39 Tersangka

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:12 WITA

Raih Prestasi Gemilang, Kapolres AKBP Arief Beri Penghargaan kepada Tim PBVSI Tanbu

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:36 WITA

Zairullah Serahkan Formulir Lamaran Bacagub Kalsel di Kantor PPP dan PDI

Berita Terbaru

Kotabaru

Bupati Kotabaru Apresiasi Keterlibata PT PTK

Minggu, 26 Mei 2024 - 11:21 WITA