
Metrokalsel.co.id,KOTABARU – Semangat gotong royong masyarakat RT 7 Rampa Kapis, Desa Batu Tunau, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, patut diapresiasi.
Melalui swadaya masyarakat, warga berhasil membangun jembatan dan akses jalan menuju permukiman dengan anggaran sekitar Rp300 juta.
Pembangunan tersebut meliputi jembatan sepanjang kurang lebih 150 meter, pengurukan dan pengerasan jalan sepanjang 150 meter, serta pengecoran jalan tanjakan menggunakan semen sepanjang sekitar 50 meter.
Kepala Desa Batu Tunau, Syahrudin, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya warga RT 7 Rampa Kapis, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang telah berpartisipasi dalam pembangunan tersebut.
Hal itu disampaikannya saat peresmian jembatan dan jalan menuju permukiman Rampa Kapis, Minggu (1/11/2026).
“Alhamdulillah, saya selaku Kepala Desa Batu Tunau sangat berterima kasih kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama yang telah bekerja sama, memberikan pemikiran, serta menggerakkan warga untuk bergotong royong membangun jembatan dan jalan ini,” ujar Syahrudin.
Ia secara khusus mengapresiasi Suganda yang menjadi penanggung jawab sekaligus salah satu tokoh masyarakat yang berperan dalam menggerakkan warga untuk mewujudkan pembangunan tersebut.
Menurut Syahrudin, pembangunan ini terlaksana berkat kebersamaan dan kepedulian masyarakat. Dukungan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga hingga bantuan dana, dengan total anggaran swadaya diperkirakan mencapai Rp300 juta.
“Terima kasih kepada masyarakat Rampa Kapis, khususnya RT 7, serta Bapak Suganda yang telah memiliki inisiatif mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengerjakan pembangunan ini,” ungkapnya.
Meski demikian, Syahrudin berharap pembangunan yang telah dimulai melalui swadaya masyarakat tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan anggaran pada 2027 mendatang untuk melanjutkan pembangunan, terutama pengerasan jalan dan pembangunan siring.
Selain itu, ia juga berharap jembatan yang saat ini dibangun melalui swadaya masyarakat dapat ditingkatkan menjadi jembatan permanen melalui bantuan pemerintah daerah.
“Harapan kami, semoga pada 2027 mendatang pemerintah daerah bisa membantu anggaran untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dikerjakan masyarakat. Mudah-mudahan jembatan ini juga bisa dibangun secara permanen,” harapnya.(ebt)








Tinggalkan Balasan