
Metrokalsel.co.id,KOTABARU – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotabaru, M Yani, mengaku bangga dan terharu atas kunjungan langsung Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli ke stan Pameran Saijaan Exfo 2026 Dewan Adat Dayak yang berada di kawasan Wisata Siring Laut, Senin (1/6/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Saijaan itu dinilai sebagai bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah daerah terhadap keberadaan serta pelestarian budaya masyarakat adat Dayak.
“Kami atas nama keluarga besar Dewan Adat Dayak Kabupaten Kotabaru merasa sangat terhormat dan bangga atas kesediaan Bupati H. Muhammad Rusli untuk singgah dan berdialog langsung di stan kami. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus melestarikan budaya dan adat istiadat Dayak,” ujar M Yani yang akrab disapa Amat.
Menurutnya, keikutsertaan DAD dalam rangkaian Hari Jadi Kotabaru tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada masyarakat luas. Berbagai benda pusaka adat hingga pertunjukan tarian tradisional ditampilkan sebagai wujud komitmen menjaga warisan leluhur.
Amat menilai antusiasme yang ditunjukkan Bupati Rusli saat mengunjungi stan tersebut memberikan semangat baru bagi generasi muda Dayak agar semakin percaya diri menampilkan identitas budaya mereka.
“Ini adalah kali pertama kami tampil secara penuh dengan menampilkan tarian dan benda-benda pusaka adat pada peringatan hari jadi kabupaten. Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Bupati yang begitu antusias melihat langsung berbagai koleksi dan penampilan budaya Dayak,” katanya.
Ia juga menyoroti momen kebersamaan yang tercipta saat Bupati Rusli hadir mengenakan pakaian adat Bugis dan berkunjung ke stan Dayak. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
“Beliau hadir mengenakan pakaian adat Bugis dan berkunjung ke stan Dayak. Ini menjadi gambaran nyata tentang keberagaman yang hidup berdampingan di Kabupaten Kotabaru. Kami berharap sinergi dan perhatian terhadap pelestarian budaya seperti ini terus berlanjut demi kemajuan kebudayaan dan pariwisata daerah,” pungkasnya. (ebt)








Tinggalkan Balasan