Tim Pekem Kotabaru Memasang Spanduk Penutupan Majelis Ta’lim Abu Syarifah

Kamis, 7 November 2024 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrokalsel.co.id, KOTABARU – Dugaan adanya aliran menyimpang, tim lakukan Pemasangan spanduk dan penyebaran pamflet tentang penutupan Majelis Ta’lim Abu Syarifah di Kabupaten Kotabaru.

Majelis yang berlokasi di Desa Rampa Baru, kecamatan pulau Laut Utara kabupaten kotabaru, kini ditutup.

Penutupan itu, dalam rangka menindak lanjuti Fatwa MUI Provinsi Kalsel No 01 Tahun 2024 tentang Aliran Menyimpang Fansyuri Rahman dan rekomendasi dari hasil rapat Tim Pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat(Pakem) Kabupaten Kotabaru, Kamis (7/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mufti Makarromi selaku Kasubsi Ideologi politik pertahanan Keamanan sosial budaya kemasyarakatan teknologi informasi Kejaksaan Negeri kotabaru mengatakan, pemerintah daerah bersama tim Pakem pada rapat sebelumnya bahwa dasar fatwa majelis ulama Indonesia (MUI) tahun 2024 tanggal 1 Oktober tahun 2024 tentang ajaran meyimpang oleh Fansyuri Rahman.

Dengan adanya penutupan tersebut, masyarakat Kabupaten Kotabaru dihimbau untuk tidak mengikuti segala bentuk kajian yang diselenggarakan Majelis Ta’lim Abu Syarifah.

Sementara itu ada dua tempat pengajian yang disinyalir di wilayah kabupaten kotabaru dan informasi yang didapat sudah berjalan dua tahun untuk kegiatan pengajian Fansyuri Rahman tersebut.

“Untuk tindakan selanjutnya sebelum dirapatkan sebelumnya akan ada tindakan represif pelaporan kepolisian dengan diadakannya delik aduan dari pelapor dalam hal ini adalah pihak MUI maupun keagamaan yang merasa memiliki kompetensi terhadap hal tersebut,” katanya.

Apabila himbauan dan peringatan ini diindahkan dan Majelis tetap dilaksanakan, maka pihaknya bersama Pemkab Kotabaru dan aparat keamanan akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku. (ebt)

Berita Terkait

PT Pelsart Tambang Kencana dan PWI Kotabaru Gelar Media Gathering, Salurkan Bansos ke Kaum Dhuafa
Safari Ramadhan 1447 H di Kelumpang Selatan, Pemkab Kotabaru Serahkan Bantuan untuk Masyarakat
SMKN 1 Kotabaru Kenalkan Produk Olahan Siswa Lewat Aksi Berbagi Takjil
Lanal Kotabaru dan Stakeholder Bersinergi Bersihkan Kawasan Pelabuhan Stagen
Golkar Kotabaru Gelar Rapat Pleno Pengesahan Kepengurusan 2025–2030
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Kredit Fiktif Capai Rp 4,7 Miliar
Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Vicon Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026
Sat Polairud Polres Kotabaru Bagikan Sembako untuk Nelayan di Selat Laut

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:48 WITA

PT Pelsart Tambang Kencana dan PWI Kotabaru Gelar Media Gathering, Salurkan Bansos ke Kaum Dhuafa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:32 WITA

Safari Ramadhan 1447 H di Kelumpang Selatan, Pemkab Kotabaru Serahkan Bantuan untuk Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:13 WITA

SMKN 1 Kotabaru Kenalkan Produk Olahan Siswa Lewat Aksi Berbagi Takjil

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:43 WITA

Lanal Kotabaru dan Stakeholder Bersinergi Bersihkan Kawasan Pelabuhan Stagen

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:26 WITA

Golkar Kotabaru Gelar Rapat Pleno Pengesahan Kepengurusan 2025–2030

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:16 WITA

Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Kredit Fiktif Capai Rp 4,7 Miliar

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:17 WITA

Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Vicon Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:12 WITA

Sat Polairud Polres Kotabaru Bagikan Sembako untuk Nelayan di Selat Laut

Berita Terbaru