Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin dalam rangka mewujudkan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Tahun 2026, melaksanakan program ketahanan pangan budidaya ikan nila di Desa Api-Api, Kecamatan Kusan Tengah.

Program ini bukti nyata kontribusi Imigrasi Batulicin dalam mendukung ketersediaan pangan dan membantu masyarakat sekitar.

Budidaya ikan nila dimulai Januari 2026 dengan survei lokasi tambak yang dinilai layak. Setelah survei, Imigrasi Batulicin menandatangani kerjasama dengan pengelola tambak lokal untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Imigrasi Batulicin memberikan 1.500 ekor benih ikan nila untuk dibudidayakan. Kemudian benih ditebar dan dipelihara secara berkala dengan monitoring dan pengawasan bersama.

Jajaran Imigrasi Batulicin rutin memantau kondisi tambak, kualitas air, pemberian pakan, dan pertumbuhan ikan nila dari Januari hingga April 2026.

“Panen ikan nila kami laksanakan pada Rabu (6/5/2026) dengan hasil kurang lebih 190 kilogram. Ikan nila kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin, Catur Adi Putra.

Melalui program ini, Imigrasi Batulicin berharap dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan.(hdy)