Komisi I DPRD Tanbu Tekankan Tiga Poin Harus Dipenuhi BPJS Kesehatan, Di antaranya Soal Ibu Melahirkan

Rabu, 12 Februari 2025 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RDP Komisi I dengan BPJS Kesehatan dan RS Amanah Husada Tanah Bumbu, Rabu (13/2/2025).

RDP Komisi I dengan BPJS Kesehatan dan RS Amanah Husada Tanah Bumbu, Rabu (13/2/2025).

Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Persoalan Layanan BPJS Kesehatan di Kabupaten Tanah Bumbu kini masuki rapat dengar pendapat di DPRD setempat, terkait regulasi yang diterapkan.

Pada rapat yang digelar di ruang Rapat Komisi I, BPJS Kesehatan tetap pada pendiriannya yaitu pasien harus dilayani difasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) sebelum ke rumah sakit.

Bila tidak melalui Faskes pertamanya, maka saat di IGD Rumah Sakit dinyatakan tidak masuk kategori kegawatdaruratan, maka tidak dicover BPJS Kesehatan. Pasien kemudian harus membayar biaya perawatan dengan sistem tarif umum di rumah sakit tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Tanah Bumbu, Adi Suci Guntoro dihadapan Seluruh anggota Komisi I DPRD Tanah Bumbu (Tanbu) dan Direktur RS Amanah Husada, dr Syaifullah dan seluruh jajaran pihak RS Amanah Husada, Rabu (13/2/2025).

“ Semuanya tetap diarahkan ke Faskes pertama, dan bila tak masuk kategori kegawatdaruratan, Kami tidak bisa mengcover itu,” kata Adi usai ditanya anggota DPRD Tanah Bumbu Said Ismail Kholil Alydrus bersama seluruh anggota Komisi I.

Pernyataan tersebut dianggap tidak memberikan solusi pada masyarakat terutama warga yang ada disekitar rumah sakit. Begitu juga persoalan ibu yang mau melahirkan normal juga tidak bisa tercover BPJS Kesehatan di rumah sakit, pihak BPJS tetap kekeh untuk diarahkan ke faskes pertamanya.

Selain persoalan itu, sosialisasi aturan BPJS Kesehatan juga belum tersampaikan pada masyarakat. Terlebih lagi, petugas BPJS tidak ada yang stanby di Rumah Sakit sehingga petugas di rumah sakit lah yang ikut mensosialisasikan padahal punya tugas layanan langsung pada pasien.

“ Petugas BPJS Kesehatan di Tanah Bumbu ternyata hanya dua orang. Wah, ini terasa sangat mustahil bisa mengcover ratusan jiwa di Tanah Bumbu,” timpa Wakil Ketua Komisi I, Mahruri yang memimpin rapat menggantikan Ketua Komisi I, H Bobby Rahman yang harus meninggalkan rapat karena agenda lain.

Sebab itu, Mahruri menutup rapat dengan tiga kesimpulan yang harus dipenuhi oleh BPJS Kesehatan.

Tiga poin tersebut yakni, BPJS Kesehatan harus menyampaikan pada masyarakat penyakit apa saja yang dicover dan tidak dicover BPJS Kesehatan.

Selain itu, BPJS Kesehatan diminta untuk menempatkan minimal satu pegawainya di Rumah Sakit Amanah Husada.

“ Poin terakhir, ini penting sekali yaitu persoalan ibu yang mau melahirkan dimana saja harus dicover BPJS Kesehatan. Bila tiga poin ini tidak dijalankan, maka kami dari dewan akan melakukan evaluasi tindakan yang bisa diambil. Kami beri waktu satu sampai dua bulan kedepan,” tutup Mahruri. (hdy)

Berita Terkait

Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah
Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH
Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai
Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal
Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat
Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara
Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan
Bupati Andi Rudi Latif, Pimpin Rapat Penataan Kota, Lingkungan dan Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:56 WITA

Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:08 WITA

Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:42 WITA

Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 22:30 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:18 WITA

Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:59 WITA

Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:05 WITA

Bupati Andi Rudi Latif, Pimpin Rapat Penataan Kota, Lingkungan dan Gerakan Indonesia Asri

Berita Terbaru