Metrokalsel.co.id, KOTABARU – Memasuki minggu pertama Ramadan 1447 H, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotabaru, Muhammad Yani, menyerukan pesan damai kepada seluruh masyarakat.
Seruan tersebut tidak hanya ditujukan kepada warga adat Dayak, tetapi juga kepada umat Muslim dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kotabaru.
Yani mengawali pesannya dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa. Ramadan merupakan momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita hidup dalam satu wadah, yakni masyarakat beragama di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari kita pelihara kedamaian ini dengan saling menghormati,” ujarnya.
Sebagai pimpinan lembaga adat tingkat kabupaten, Yani menekankan pentingnya peran tokoh adat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
Selain itu, ia juga menyoroti peran keluarga selama Ramadan. Para orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya pada malam hari.
Menurutnya, aktivitas seperti balapan liar dan permainan petasan harus dicegah karena berpotensi membahayakan keselamatan.
“Mari kita jaga anak-anak kita dari perbuatan yang kurang baik. Balapan liar dan petasan tidak membawa manfaat, justru bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Yani berharap Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi momentum pembinaan moral dan spiritual. Ia mengajak masyarakat memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Dengan kebersamaan antara tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, suasana Ramadan di Bumi Saijaan diharapkan tetap aman, khusyuk, dan penuh keberkahan. (ebt)








