Diusir Dari Gubuk, Sang Istri Malah Kena Bogem Suami Berujung Penjara

Rabu, 10 Agustus 2022 - 09:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku PKDRT di Desa Beringin Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Akibat membela anaknya, sang istri justru diusir dari rumah dan wajahnya ditonjok oleh suaminya sendiri hingga alami luka lebam di mata.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini terjadi di Desa Beringin Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, pelaku yang merupakan suaminya sendiri akhirnya diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Kusan Hilir.

Yanga mana, pelaku AR alias Baco (53) warga Desa Pulau Satu Kecamatan Kusan Hilir ini ditangkap sekitar pondoknya di Jalan Beringin Desa Beringin Kecamatan Kusan Hilir pada Selasa (9/8/22) sekitar pukul 16.00 wita.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo SIK, melalui Kasi Humas AKP H Iberahim Made Rasa didampingi Kapolsek Kusan Hilir Ipda Rachmat STrk, Rabu (10/8/22) membenarkan penangkapan pelaku KDRT tersebut.

Pelaku melanggar pasal 44 Ayat (1) UU RI NO. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Jo Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman 5 tahun pidana.

” Sekarang pelaku sudah kita amankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku, ” katanya.

Dijelaskan Made, peristiwa pemukulan itu terjadi pada Sabtu tanggal 30 Juli 2022 pukul 17.00 Wita bertempat di bawah pohon kelapa sawit di Jalan Beringin Gang Tembang RT 03 Desa Beringin Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu.

Ketika korban di usir oleh tersangka dari gubuk yang ditempati dan korban pergi meninggalkan gubuk tersebut.

Setelah itu korban duduk dibawah pohon kelapa sawit, menunggu angkot tiba-tiba datang tersangka dan menarik tas yang korban bawa sehingga terjadi tarik menarik tas kemudian tersangka langsung memukul korban dengan cara ditonjok kearah mata sebelah kanan sebanyak 1 kali.

” Setelah dipukul, korban melepaskan tas yang berisi baju-bajunya dan korban diajak pulang lagi ke gubuk namun koran sudah tidak mau lagi dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi, ” katanya. (dat)

Berita Terkait

Pesta Adat Mappanre Ritasie Pagatan Akan Digelar Terpisah dari Hari Jadi, Tradisi dan Ritual Tetap Ada
Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu
Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah
Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH
Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai
Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal
Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat
Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:14 WITA

Pesta Adat Mappanre Ritasie Pagatan Akan Digelar Terpisah dari Hari Jadi, Tradisi dan Ritual Tetap Ada

Senin, 2 Maret 2026 - 20:55 WITA

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:56 WITA

Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:08 WITA

Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:42 WITA

Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 22:30 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:18 WITA

Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara

Berita Terbaru