Warga Bangkalan Dayak Peringati Aruh Pemujaan, 2 Hari 2 Malam Potong Ayam

Kamis, 31 Desember 2020 - 11:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ahadiani) Desa Bangkalan Dayak Gelar Acara Aruh Pemujaan Setiap Tahunnya

KOTABARU, Metrokalsel.co.id – Desa Bangkalaan Dayak kecamatan Kelumpang Hulu kabupaten Kotabaru, menggelar acara aruh Pamujaan yang dilaksanakan tiap tahun.

Acara aruh Pemujaan itu, tiap tahunnya berbeda-beda. Tahun Pertama acara 2 hari 2 malam potong ayam, tahun berikutnya tahun kedua naik lagi 4 hari 4 malam potong kambing, tahun ketiga 6 hari 6 malam potong kerbau, setelah acara pamujaan 6 hari 6 malam maka kembali lagi ke acara aruh Pamujaan 2 hari 2 malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aruh pamujaan ini dilakukan sejak nenek moyang hingga turun- temurun sampai sekarang yang harus dilaksanakan setiap akhir tahun. Kegiatan itu, juga rutin dilaksanakan di rumah balai adat desa Bangkalan Dayak.

Menurut Kepala Adat Desa Bangkalan Dayak, Ony mengatakan kepada Metrokalsel, Rabu (30/12/2020) malam. kegiatan ini adalah termasuk bentuk rasa syukuran di setiap akhir tahun dilaksanakan yaitu dinamakan Aruh pemujaan sejak dari nenek moyang kita dulu.

Baca Juga : Jelang Malam Tahun Baru di Kelumpang Hulu, Dua Pemuda Bawa Sajam

Baca Juga : Penjual Durian Mulai Ramai di Tanbu, Melinda Langsung Beli

” Karena pelaksaan di tahun Ayam, maka dilaksanakan selam 2 hari 2 malam dengan pemotongan ayam. Inu sudah ketentuan sejak dulu, ” ujarnya Ony

Aruh pemujaan ini tujuannya sebagai rasa syukur yang berlimpahnya. Yakni melimpahnya hasil panen petani.

” Ucapan syukur kami dan keselamatan bagi kita semua serta untuk anak cucu kita,” katanya.

Sementara itu, Camat Kelumpang Hulu Juhaini S, kepada Metrokalsel, mengatakan acara ini merupakan warisan budaya dan harus dilestarikan.

Dikatakan Juhaini, selain pelestarian budaya, aruh pemujaan juga sarana mempererat tali silaturrahmi antara suku Dayak, masyarakat serta Pemerintah.

“Selain itu juga sarana mempererat persatuan dan kesatuan,” ujar Juhaini

Pada acara tersebut yang tampak hadir Camat Kelumpang hulu Juhaini.S sos, Kapolsek kelumpang hulu Iptu Rifandy, Perwakilan Koramil Serma Sapangadin,Disparpora Kotabaru Ronald Saoiago, Fitri Fahriannoor. (mka03)

Berita Terkait

Bupati Kotabaru Kukuhkan Panitia MTQ Nasional ke-56 Tingkat Kabupaten di Pulau Laut Selatan
Disambut Meriah Masyarakat,Bupati Kotabaru Safari Ramadhan diKecamatan Pulau Laut Selatan
Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027
Sat Binmas Polres Kotabaru Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dan Masyarakat
Safari Ramadhan Perdana, Pemkab Kotabaru Salurkan Batuan Untuk Tiga Kecamatan
Jaga Harmoni di Bumi Saijaan, Ketua DAD Sampaikan Pesan Damai
Komisi II DPRD Kotabaru Raker Bersama Bapenda, Bahas Progres Anggaran 2026
Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:38 WITA

Bupati Kotabaru Kukuhkan Panitia MTQ Nasional ke-56 Tingkat Kabupaten di Pulau Laut Selatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:04 WITA

Disambut Meriah Masyarakat,Bupati Kotabaru Safari Ramadhan diKecamatan Pulau Laut Selatan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:10 WITA

Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:26 WITA

Sat Binmas Polres Kotabaru Berbagi Takjil, Pererat Kedekatan Polri dan Masyarakat

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:43 WITA

Safari Ramadhan Perdana, Pemkab Kotabaru Salurkan Batuan Untuk Tiga Kecamatan

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:40 WITA

Komisi II DPRD Kotabaru Raker Bersama Bapenda, Bahas Progres Anggaran 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:42 WITA

Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 22:30 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat

Berita Terbaru