
Metrokalsel.co.id,KOTABARU – Gelaran Baku Sikat Fight di Panggung Apung Siring Laut, Sabtu malam (24/10/26), menjadi wadah pembinaan atlet bela diri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan yang didukung Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru ini diikuti 62 petarung. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru, H. Murdianto, serta Kepala Bidang Pertunjukan, Event, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kotabaru, H. Rudi Nugraha
Head Team Baku Sikat Fight, Yordan Ramon, S.Sos., mengatakan ajang ini berawal dari inisiatif para pelatih dan klub bela diri untuk bersatu melalui Sai Bintar Camp.
Baku Sikat Fight bertujuan menjaring bibit atlet sejak dini untuk diarahkan ke berbagai cabang olahraga bela diri, seperti kickboxing, muay thai, savate, sambo, dan tinju.
“Kami ingin menciptakan ruang yang aman, di mana siapa pun punya tempat untuk berkarya dan berprestasi. Baku Sikat Fight adalah milik kita semua,” ujar Yordan.
Sementara itu, Kabid Pertunjukan, Event, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kotabaru, H. Rudi Nugraha , menilai kegiatan ini memiliki potensi besar karena mampu menarik penonton melalui sistem tiket berbayar.
Menurutnya, Baku Sikat Fight dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan seni pertunjukan, tari, dan industri kreatif digital agar semakin menarik sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Ke depan, Disparpora juga akan mengkaji peluang pengembangan Baku Sikat Fight sebagai olahraga rekreasi agar jangkauannya semakin luas.(ebt)








Tinggalkan Balasan