
Metrokalsel.co.id,KOTABARU – Membanggakan, Siswa SMA Negeri 1 Kotabaru, Yosef Pedro Adi Putra Sijabat, berhasil terpilih mewakili Kalimantan Selatan dalam ajang Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026.
Siswa kelas XI tersebut terpilih setelah melewati proses seleksi berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, Kabupaten Kotabaru hingga Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala SMA Negeri 1 Kotabaru, Nasri, S.Pd., mengatakan, pihak sekolah sebelumnya mengirimkan tiga siswa untuk mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten Kotabaru.
“Dari tiga orang itu kemudian kami kirim ke provinsi. Setelah diseleksi lagi oleh para praktisi seni dari Jakarta, alhamdulillah satu orang anak kami terpilih,” kata Nasri kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (1/9/26).
Yosef kemudian dipercaya tampil membawakan lagu kebangsaan dan lagu daerah dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta.
Menurut Nasri, prestasi tersebut tidak terlepas dari pengalaman Yosef mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan seni hingga tingkat provinsi.
“Anak-anak ini sudah terbiasa ikut lomba. Di sekolah juga ada pembinaan melalui ekstrakurikuler musik dan paduan suara,” jelasnya.
Ia berharap keberhasilan Yosef dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan prestasi.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa ikut lagi sampai tingkat nasional,” harapnya.
Sementara itu, Yosef mengaku bahagia mendapat kepercayaan tampil dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara.
“Saya sangat bahagia diberikan kepercayaan sama negara untuk ikut bersama-sama memeriahkan HUT RI ke-81 di Istana Negara,” ujar Yosef.
Ia menjelaskan, proses seleksi dimulai dari tingkat sekolah, kemudian kabupaten dan provinsi. Yosef bersama dua siswa lainnya sebelumnya terpilih mewakili Kotabaru pada seleksi tingkat provinsi.
Setelah lolos seleksi provinsi, ia melanjutkan ke tingkat nasional hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu peserta GBN 2026.
Bagi Yosef, pengalaman mengikuti GBN tidak hanya meningkatkan kemampuan bermusik, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan.
“Bukan hanya lagu saja, di sana kedisiplinan juga dilatih,” katanya.(ebt)








Tinggalkan Balasan