
Metrokalsel.co.id,BANJARBARU – Seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur di Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, Jumat (17/7). Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban berinisial TH (31) menggunakan teknik vertical rescue setelah proses penyelamatan yang berlangsung sekitar satu jam.
Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin pada pukul 12.15 WITA dari Dana (Borneo Rescue). Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 12.30 WITA, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari tujuh personel menggunakan Rescue Car D-Max menuju lokasi kejadian.
Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 12.55 WITA dan segera melakukan asesmen, berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, serta menentukan metode evakuasi yang paling efektif dan aman.
Mengingat korban berada di dalam sumur dengan debit air yang cukup tinggi, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan peralatan mountaineering dan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) guna mendukung keselamatan personel selama operasi berlangsung.
Pada pukul 13.45 WITA, korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dibawa ke RS Idaman Banjarbaru sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Banjarmasin, Damkar Kota Banjarbaru, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Borneo Rescue, Polres Banjarbaru, Polsek Banjarbaru Utara, Koramil Banjarbaru Utara, Banjarbaru Rescue, BPK Sedap, BPK Trisakti, BPBD Kota Banjarbaru, dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan.
Peralatan yang digunakan meliputi Rescue Car D-Max, peralatan mountaineering, perangkat komunikasi, satu set SCBA, satu set peralatan selam, serta peralatan pendukung lainnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC) I Putu Sudayana menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dalam pelaksanaan operasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dengan baik sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar. Meskipun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, seluruh personel telah berupaya secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung,” ujar I Putu Sudayana.
Setelah korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak yang berwenang, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 14.15 WITA.(sar)








Tinggalkan Balasan