Metrokalsel.co.id,BATULICIN – PT ASDP Cabang Batulicin menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dengan tema “Membangun Kesadaran Bersama Melawan Penyalahgunaan Narkoba”.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen perusahaan mulai dari nahkoda, KKM (Kepala Kamar Mesin), crew kapal, hingga staf kantor di Aula Pelabuhan ASDP Batulicin, Kamis (9/7/26). Bahkan ada dua anggota DPRD Tanah Bumbu yang hadir yakni H Abdul Rahim dan Haris Fadillah.

Acara yang berlangsung di lingkungan Pelabuhan Batulicin itu juga menghadirkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Perhubungan, hingga PT Jasa Raharja.

Kasat Narkoba Polres Tanah Bumbu, AKP Anang Setiawan, yang menjadi narasumber utama dalam sosialisasi tersebut, menekankan ancaman narkoba saat ini telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

“Bahaya narkoba ini sangat nyata sehingga sangat membahayakan masyarakat. Penggunanya mulai dari remaja hingga paruh baya,” ujar AKP Anang Setiawan di hadapan para peserta.

Ia juga mengungkapkan bahwa para pengedar semakin kreatif dalam menjalankan aksinya. “Banyak cara untuk mengedarkan narkotika, ada yang melibatkan anak-anak, ada pula yang menggunakan metode ranjau dan lainnya,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Kasat Narkoba juga memperlihatkan sejumlah sampel narkoba jenis ganja, ekstasi, dan sabu-sabu kepada para peserta sebagai bentuk pengenalan visual agar mereka lebih waspada.

General Manager PT ASDP Cabang Batulicin, Ardian, menjelaskan pentingnya kegiatan ini yang sebenarnya masih dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI). Namun di sisi lain, pihaknya juga mendukung penuh upaya Polres Tanah Bumbu dalam memberantas peredaran narkotika.

“Kita dukung Polri juga untuk memberantas narkotika, khususnya di wilayah pelabuhan juga. Kami peringatkan pegawai kami terkait bahayanya narkoba dan jangan sampai berhubungan dengan narkotika hingga akibatnya,” kata Ardian.

Ia menambahkan, ASDP mengutamakan tiga pilar utama dalam setiap operasionalnya, yakni Safety (keselamatan), Service (pelayanan), dan Security (keamanan). “Itu adalah bagian dari motto ASDP,” imbuhnya.

Adrian juga menyampaikan adanya “fakta integritas” yang menjadi peringatan keras bagi seluruh pegawai ASDP, mulai dari pimpinan hingga bawahan.

“Ini adalah peringatan keras bagi seluruh pegawai dari pimpinan hingga bawahan. Artinya, ketika ada pelanggaran disiplin, ini akan ditindak secara tegas dan tidak main-main,” tutupnya.

Diakhir acara, mereka juga turun ke pelabuhan membagikan brosur bahaya narkotika kepada para pengendara.(hdy)