Metrokalsel.co.id,KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) akan kembali menggelar Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-12 Tahun 2026 dengan tema “Magic From The Sea, Merajut Budaya Menyapa Dunia”.

Event ini juga masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Kepala Bidang Pertunjukan, Event Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kabupaten Kotabaru, H. Rudi Nugraha, S.Sos., M.A.P., saat ditemui pada Kamis (25/6/2026), mengatakan bahwa Festival Budaya Saijaan merupakan event unggulan daerah yang telah menjadi agenda tahunan dan tahun depan akan memasuki penyelenggaraan ke-12.

Menurutnya, FBS 2026 mengangkat keragaman budaya masyarakat Kotabaru yang terdiri dari berbagai etnis dan latar belakang budaya yang hidup harmonis dalam semangat “Saijaan”, moto Kabupaten Kotabaru yang bermakna seiya sekata, sejalan, dan setujuan.

“Festival Budaya Saijaan menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya multi-etnis yang ada di Kotabaru. Nilai Saijaan yang selama ini menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat akan terus kita jaga dan tampilkan melalui festival ini,” ujarnya.

Rudi menjelaskan, penyelenggaraan FBS 2026 diharapkan menjadi platform kebudayaan yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat posisi Kotabaru sebagai destinasi wisata budaya unggulan.

Dengan mengusung tema “Magic From The Sea”, festival ini akan menonjolkan kearifan budaya maritim yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Kotabaru. Kolaborasi seluruh etnis, komunitas budaya, pelaku seni, serta sektor ekonomi kreatif akan menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan event yang berkualitas dan berdaya saing.

“Melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan penguatan kearifan budaya laut, kami ingin menciptakan event pariwisata yang unggul serta mampu menjadikan Kotabaru sebagai pilihan destinasi wisata alternatif yang strategis, terutama karena posisinya yang dekat dengan Ibu Kota Nusantara,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap Festival Budaya Saijaan dapat terus berlangsung secara berkelanjutan setiap tahun. Selain memberikan pengalaman wisata budaya bagi pengunjung, festival ini juga diharapkan mampu memperkuat identitas daerah serta menjadi strategi percepatan pengembangan wisata budaya yang terintegrasi di Kalimantan Selatan.

“Dengan dukungan pemerintah, sektor pariwisata, komunitas seniman, pelaku ekonomi kreatif, dan seluruh pemangku kepentingan, Festival Budaya Saijaan diharapkan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya.

Festival Budaya Saijaan 12 Tahun 2026 diyakini akan menjadi momentum penting dalam mempromosikan kekayaan budaya dan potensi wisata Kotabaru ke tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai gerbang wisata budaya dan maritim di Kalimantan Selatan. (ebt)