
Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan bocah yang dilaporkan tenggelam di Kolam Retensi Dusun 1 RT 1, Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Korban diketahui bernama Oktovelo Kandy Irawan (10 Tahun) warga Nona Indah Sari, Desa Barokah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian berlangsung selama sekitar delapan jam.
Korban ditemukan pada Minggu (7/6/26) sekitar pukul 18.15 Wita oleh tim penyelam gabungan yang terdiri dari Basarnas, relawan, dan penyelam PT Jhonlin Group, Satpolairud, Polsek Simpang Empat dan relawan.
Sukiman, penyelam PT Jhonlin Group mengatakan korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertimbun lumpur di dasar perairan.
“Posisinya tengkurap. Sudah tertimbun lumpur, yang terlihat hanya sedikit bagian kakinya saja,” ujar Sukiman kepada wartawan usai proses evakuasi dan menyebut korban ditemukan pada kedalaman sekitar tiga meter.
Sementara itu, Kepala Unit Siaga SAR Batulicin, Achmad Rusyandi, mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi titik awal. Lokasinya kurang lebih 10 meter dari bibir kolam.
Ia menjelaskan, tim SAR telah mengerahkan berbagai metode pencarian sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet, pemasangan jaring, hingga penyelaman oleh tim gabungan.
“Kami sudah mencoba penyisiran dengan perahu karet, menggunakan jaring, kemudian penyelaman oleh tim Basarnas dan Jhonlin. Terakhir, kami dibantu rekan-rekan penyelam kompresor dan alhamdulillah korban berhasil ditemukan,” ujarnya.
Achmad mengungkapkan pencarian sempat terkendala kondisi air yang sangat keruh sehingga jarak pandang di dalam air nyaris nol.
“Kendala utama kami adalah visibilitas di dalam air yang nol. Selain itu, lokasi ini merupakan kolam retensi atau bekas galian tambang sehingga kontur bawah air cukup sulit dan berisiko bagi penyelam,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tenggelam terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Korban diduga mandi bersama empat orang temannya di kolam galian di wilayah Desa Barokah. Korban yang tidak bisa berenang sempat meminta tolong sebelum akhirnya dinyatakan hilang tenggelam.
Seorang saksi bernama Putra melihat kejadian tersebut dan langsung melaporkannya kepada pihak berwenang. Tim SAR gabungan kemudian bergerak melakukan pencarian. Korban ditemukan pada dihari itu juga pada pukul 18.15 wita. (hdy)








Tinggalkan Balasan