
Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Sebuah agen Brilink di Desa Bulurejo Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu, tiba-tiba didatangi orang dan ditodong menggunakan parang pada Kamis (14/5/26) sekitar pukul 20.41 wita.
Kejadian itu membuat penjaga agen Brilink terkejut dan refleks meminta rolong saat ditodong pria menggunakan helm, jaket hitam dan celana jeans dengan memegang sebilah parang.
Namun akibat reflek berteriak meminta tolong dari sang petugas Brilink, si pelaku langsung panik dan meninggalkan lokasi tanpa membawa apapun.
Ini diungkapkan pemilik Agen Brilink, Sundari, saat dihubungi Metrokalsel.co.id, Jumat (15/5/26). Saat ini, kiosnya pun terpaksa tutup sementara karena anak buahnya masih trauma.
https://vt.tiktok.com/ZSxR14d1y/
Sundari menceritakan kronologisnya yang juga terekam cctv, yang mana saat itu didatangi tiga orang pria dengan menggunakan sepeda motor Vixion warna putih.
Satu pria masuk ke kiosnya menggunakan parang, satu berjaga didepan mengenakan baju singlet dan memegang parang, satu lagi tetap di sepeda motornya.
“Syukurnya, tidak ada yang berhasil dibawa kabur karena petugas Brilink langsung teriak. Mungkin si pelaku ini panik dan langsung lari tanpa membawa apa-apa, kejadiannya begitu singkat,” kata Sundari.
Dengan adanya kejadian tersebut, ia akan meningkatkan sisi keamanan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Sementara itu, Kapolsek Mantewe Iptu Kusnin saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun tidak ada yang dibawa kabur oleh para pelaku.
“ Kami sudah ke lapangan, dan akan melakukan pengembangan dari peristiwa percobaan perampokan ini. Walaupun dari pihak Brilinknya belum melapor secara resmi,” katanya.
Keberadaan Agen 2 Brilink ini memang berada ditempat terbuka dan potensi ancaman seperti itu sangat rentan. Begitu juga sisi keamanannya yang masih kurang. “Semoga ini juga menjadi evaluasi bagi agennnya agar sisi keamananya lebih ditingkatkan,” katanya.(hdy)








Tinggalkan Balasan