Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Di tengah deru informasi yang serba cepat, seorang jurnalis asal Kabupaten Tanah Bumbu, Alfian, memilih untuk menemukan ketenangan dan makna baru di atas hamparan tanah. Passion-nya kini tidak hanya pada mencari berita, tetapi juga pada menumbuhkan kehidupan.

Bersama komunitas petani di Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Alfian rela mengayunkan cangkul untuk mengelola sebuah kebun semangka seluas 5 hektar. Bahkan saat ini, tengah bersiap menyambut musim panen pada 7-8 Februari 2026.

Alfian ingin mengukir identitas baru bagi Desa Manunggal, mengubahnya dari sekadar hamparan pertanian menjadi destinasi wisata agro yang eksotis dan edukatif. Ia membuka pintu kebunnya lebar-lebar, mengundang masyarakat untuk merasakan pengalaman langsung, memetik buah semangka sendiri di pohonnya dan menikmatinya sepuasnya secara gratis di lokasi.

Bagi yang ingin membawa pulang buah segar, ditawarkan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp7.500 per kilogram.

“Di sini, kita tidak hanya menanam semangka. Kita sedang menanam harapan,” ujar Alfian, menjelaskan filosofi di balik proyek hijaunya.

Keberagaman juga menjadi perhatian. Di lahan yang sama, selain tiga varietas semangka (kuning berbiji, merah berbiji, dan merah non-biji), juga tumbuh buah melon yang diperkirakan siap panen bertepatan dengan awal bulan Ramadan. Strategi ini tidak hanya memastikan keberlanjutan usaha, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang berkesinambungan.

Di balik kesemarakannya, gerakan ini memiliki muatan sosial yang dalam. Alfian, dengan latar belakangnya di dunia media, ingin menginspirasi generasi milenial dan profesional muda untuk melihat pertanian dengan sudut pandang baru. Ia membuktikan bahwa bertani bisa menjadi kegiatan yang modern, penuh kreativitas, dan memiliki dampak strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Jangan pernah malu untuk kembali ke tanah. Justru di sinilah masa depan yang berkelanjutan itu dimulai,” pesannya.

Jadi, bagi Anda yang ingin menyelami pengalaman agro-wisata yang autentik, merasakan manisnya semangka langsung dari kebun, sekaligus menanamkan optimisme untuk masa depan, tandai tanggal 7-8 Februari 2026. Sambut panen dan jadilah bagian dari gerakan menanam harapan di Kebun Semangka Desa Manunggal, Tanah Bumbu.(hdy)