Hadapi Perubahan Cuaca, Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla Digelar

Senin, 26 Mei 2025 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Mengantisipasi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau 2025, Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Mapolres setempat, Senin (26/5/2025).

Bupati Andi Rudi Latif hadir diwakili Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Putu Wisnu Wardana.

Sementara itu, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan Karhutla tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen. Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang dibacakan Kapolres Tanah Bumbu mengatakan, berdasarkan data pemantauan hotspot melalui aplikasi Lancang Kuning selama Januari–Mei 2025, tercatat 28 titik kategori rendah, 529 titik kategori sedang, dan satu titik dalam kategori tinggi.

“Ini menunjukkan bahwa potensi kebakaran tetap ada dan bahkan bisa meningkat. Apalagi sebagian besar wilayah Kalsel merupakan lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kemarau. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tinggi dari semua pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa apel tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menghadapi bencana ekologis yang kerap berdampak luas.

“Karhutla bukan sekadar persoalan api, tetapi juga ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat,” katanya.

Selain itu, dampak empiris karhutla yang pernah menyebabkan gangguan moda transportasi, termasuk penerbangan, karena jarak pandang yang terganggu. Aktivitas pendidikan pun sering lumpuh, sementara kabut asap memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa kabut asap besar yang bahkan mencemari udara hingga ke negara tetangga, memaksa pemerintah menetapkan status darurat nasional.

“Ini menjadi cermin betapa pentingnya langkah preventif dan responsif yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tegasnya.

Merujuk pada proyeksi BMKG, awal musim kemarau 2025 diperkirakan berlangsung bertahap dari akhir April hingga Juni, dengan puncak kekeringan terjadi pada Juni hingga Agustus. Risiko karhutla diprediksi meningkat pada Juli hingga September, terutama di wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Papua.

Melalui apel kesiapsiagaan ini, sebut Kapolres, merupakan momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, dan memastikan kesiapan seluruh unsur mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan menghadapi musim kemarau yang rawan.

“Dengan kesiapsiagaan, kita berharap tidak ada lagi bencana kabut asap yang melumpuhkan aktivitas masyarakat dan mengancam keselamatan jiwa,” tandasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan. Serta mengingatkan para petugas agar bekerja dengan penuh kehati-hatian.

“Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Semua pihak harus waspada dan berupaya mencegahnya. Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” pungkasnya.

Adapun Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2025 diikuti Satpol PP dan Damkar, BPBD, Manggala Agni, Dishub, Dinkes, TNI serta Polri. (rel)

Berita Terkait

Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai
Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal
Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat
Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara
Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan
Bupati Andi Rudi Latif, Pimpin Rapat Penataan Kota, Lingkungan dan Gerakan Indonesia Asri
DPRD Tanah Bumbu Tetapkan 28 Februari 2026 sebagai Batas Akhir Input Pokir untuk RKPD 2027
Pria Ini Bunuh Bosnya Karena Sakit Hati, Sempat Tidur Beberapa Malam Dengan Mayatnya

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:08 WITA

Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:42 WITA

Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 22:30 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:18 WITA

Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:59 WITA

Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:05 WITA

Bupati Andi Rudi Latif, Pimpin Rapat Penataan Kota, Lingkungan dan Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:03 WITA

DPRD Tanah Bumbu Tetapkan 28 Februari 2026 sebagai Batas Akhir Input Pokir untuk RKPD 2027

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:14 WITA

Pria Ini Bunuh Bosnya Karena Sakit Hati, Sempat Tidur Beberapa Malam Dengan Mayatnya

Berita Terbaru