DPRD Tanbu Soroti Penggunaan Dana Hibah Pilkada, Nilai Ada Pemborosan Anggaran Sosialisasi

Kamis, 13 Februari 2025 - 15:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Gabungan Komisi DPRD Tanah Bumbu soroti penggunaan dana hibah untuk Pilkada di Kabupate Tanah Bumbu.

Mereka meminta penjelasan terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ramai dibicarakan dan dianggap boros yang habiskan Dana Hibak 32 Miliar.

Padahal, penilaian publik yang melihat hanya satu pasangan melawan kotak kosong. Anggaran senilai Rp 32 Miliar itu dianggap tidak relevan dan boros.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan DPRD Tanah Bumbu diruang rapat DPRD, Rabu (12/2/2025) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H Hasanuddin.

Di rapat teraebut, jugadihadiri Wakil Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Makhruri, yang merupakan mantan Ketua KPU Tanah Bumbu sebelumnya.

Makhruri menyoroti efektivitas dan efisiensi anggaran, terutama dalam kegiatan sosialisasi yang begitu membengkak.

Makhruri mengkritik besarnya alokasi dana untuk sosialisasi yang dinilai boros karena banyak menggunakan jasa pihak ketiga atau event organizer (EO).

Anggaran sosialisasi peluncuran pilkada habiskan anggaran Rp 1,7 Miliar dan kegiatan bershalawat menghabiskan anggaran Rp 1,3 Miliar.

“Saya melihat semua serba dibayar, padahal banyak cara sosialisasi yang lebih murah dan efektif. Wartawan, LSM, komunitas, bahkan ustaz bisa diajak bekerja sama tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa DPRD tidak mencari kesalahan, melainkan menjalankan fungsi pengawasan agar setiap rupiah dari APBD digunakan dengan benar.

Selain anggaran, Makhruri juga menyoroti dugaan terbatasnya akses informasi dari KPU kepada publik dan media, yang berpotensi menghambat keterbukaan.

“Jika semua stakeholder dilibatkan, sosialisasi tidak perlu semahal ini. Jangan sampai anggaran yang besar justru menjadi beban bagi masyarakat,” pungkasnya.(hdy)

Berita Terkait

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu
Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah
Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH
Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai
Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal
Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat
Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara
Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:55 WITA

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:56 WITA

Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:08 WITA

Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:42 WITA

Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 22:30 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:18 WITA

Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:59 WITA

Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Berita Terbaru