Jalan dan Area Persawahan Terendam air, Jadi Wisata Dadakan

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang dan Pengunjung di Wilayah Banjir di Desa Beringin Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu

Pedagang dan Pengunjung di Wilayah Banjir di Desa Beringin Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu

Metrokalsel.co.id, BATULICIN – Sejumlah wilayah di Kabipaten Tanah Bumbu Kaimantan Selatan telah dilanda banjir. Ada yang sudah surut dan ada juga yang masih terendam banjir.

Di Jalan Poros desa yang sisi kanan dan kiri adalah persawahan Desa Beringin Kecamatan Kusan Hilir dan Salimuran Kusan Tengah menjadi objek wisata dadakan akibat peristiwa banjir tersebut.

Sama dengan tahun lalu, Warga ramai berdatangan setiap harinya ke tempat wisata dadakan itu. Para pedagang pun banyak berjualan dipinggir jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir yang merendam area pertanian itu menjadi seperti sungai dan warta bisa naik perahu diatas lahan sawah yang terendam banjir itu. Jalan aspal juga terendam diatas mata kaki menjadi wisata dadakan bagi masyarakat.

Banyak pengunjung dan banyak pula pedagang pentol diarea tersebut.

Pedagang bernama usman, mengatakan sudah sekitar satu minggu yang lalu banjir ini terjadi dan airnya masih naik.

” Banjir ini ternyata juga bawa berkah. sebelumnya pedagang berjualan lebih jauh lagi dari titik ini sekitar 300 meter dari sini, tetapi airnya makin hari makin dalam jadi tidak bisa lagi disana, ” katanya, Rabu (12/6/2024).

Usman juga mengakatan irigasi air yang tidak memadai, area resapan juga tidak ada, hujan yang terus terjadi dan air dari hulu terus berdatangan mengakibatkan banjir tidak mau surut.

” Setelah ashar biasanya sudah banyak pengunjung yang datang dan waktu maghrib baru pulang semua. Tiap hari makin banyak pengunjungnya. Pengunjung yang datang dari sebamban sampai batulicin ,” ujar usman.

Kendati demikian, dia tetap berharap musibah banjir ini cepat kering karena bagiamanapun petani alami kerugian karena padi merek terendam banjir dan terancam gagal panen. (hdy)

Berita Terkait

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu
Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah
Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH
Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai
Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal
Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat
Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara
Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:55 WITA

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:56 WITA

Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:08 WITA

Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:42 WITA

Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 22:30 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:18 WITA

Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:59 WITA

Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Berita Terbaru