DPRD Tanbu Lakukan Pendalaman Tugas Terkait Mekanisme Penyusunan RTRW

Jumat, 17 Maret 2023 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Dalam rangka pendalaman tugas bagi Pimpinan dan Anggota Dewan, DPRD kabupaten Tanah Bumbu gelar kembali pelaksanaan Bimtek (Bimbingan Tekhnis) terkait Mekanisme Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor I tahun 2023, Sabtu(11/03/23).

Kegiatan yang digelar di Galaxy Hotel Banjarmasin tersebut berlangsung selama 3 hari dimulai tanggal 10 hingga 12 Maret 2023.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Tanah Bumbu dan pemateri dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Bakeuda Provinsi Kalimantan Selatan, Dirjen Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II Kementrian ATR / BPN serta beberapa moderator lainnya yaitu Miftah Ulumudin Tsani, S.H,M.H dan Dedi Sugianto,S.H,M.H dan Dr.Fahriannor,S.IP.,M.Si.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada acara Bimtek ini, ada beberapa materi yang disampaikan di antaranya adalah Pengendalian dan Pemanfaatan Kawasan Lindung dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten, Sinkronisasi Pengaturan Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD dalam Peraturan Pemerintah Nomor I tahun 2023 serta Kebijakan Tata Cara dan Strategi Penataan Ruang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten.

Diketahui Penyusunan RTRW ini menjadi kewajiban setiap Pemerintah Daerah hingga tingkat kabupaten Kota. Selain ketersediaan lahan yang terus menyusut, beberapa faktor lain juga menjadi dasar RTRW sehingga tidak boleh dianggap remeh.

Misal seperti Kabupaten Tanah Bumbu yang dinilai sebagai daerah Rawan Bencana dituntut harus melakukan pemetaan yang matang bukan hanya mengantisifasi aktivitas pembangunan.

Kordinator Penyusunan RTRW Kabupaten/Kota wilayah Kalimantan Hari Khadarusno yang juga merupakan Narasumber meminta pemerintah daerah setempat agar melakukan upaya Mitigasi atau Relokasi Permukiman Warga yang sudah terlanjur berdiri di titik rawan bencana.

“Kalau memang terindentifikasi sebagai kawasan rawan bencana tinggi dan sangat tinggi diupayakan untuk relokasi, akan tetapi kawasan rawan bencana ini ada beberapa tingkatan, kawasan rawan bencana sangat tinggi, tinggi, sedang dan rendah misal disitu dari hasil analisis teridintifikasi sebagai rawan bencana sedang atau rendah mungkin tidak harus relokasi tetapi mungkin ada upaya adaptasi atau mitigasi,” jelasnya Hari Khadarusno.

Sementara wakil ketua I DPRD Tanah Bumbu Said Ismail Khollil Al’idrus mengungkapkan hal tersebut harus dilakukan pengkajian lebih dalam dan lebih sempurna agar apa yang dikhawatirkan banyak orang bahwa Tanah Bumbu ini adalah wilayah rentan bencana itu bisa dipastikan dikemudian hari supaya kajian yang diberikan dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah tersebut tidak akan menimbulkan bencana.

Selain faktor daerah rawan bencana, penyesuain RTRW dilakukan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai persiapan menjadi kawasan penyangga IKN.

“RTRW yang disusun nantinya akan menjadi rujukan pengembangan sektor unggulan selain pertambangan, seperti kawasan ekonomi khusus,” sebutnya.

Namun hingga saat ini rencana Perda tentang RTRW wilayah kabupaten Tanah Bumbu prosesnya terus bergulir ditingkat legislatif dan dalam waktu dekat DPRD Tanah Bumbu berenca kembali melakukan pembahasan mendalam bersama SKPD terkait. (sar)

Berita Terkait

Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Kapolres Tanah Bumbu Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kabag Ops dan Tiga Kapolsek
Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
Parenting Akbar Perkuat Sinergi Orang Tua dan Pendidik Bangun Karakter Anak
Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Digital dalam Kick-Off Festival ANTASARI 2026
Respon Permintaan Kepala Desa Giri Mulya, Anggota DPRD Tanbu Makhruri Janji Wujudkan di Akhir 2026
Warga Desa Giri Mulya Kecamatan Kuranji, Antusias Meriahkan HUT ke-43 Dengan Jalan Sehat
Optimalkan Pengelolaan Keuangan Daerah, Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Kunjungi BPKAD Provinsi Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:00 WITA

Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:33 WITA

Parenting Akbar Perkuat Sinergi Orang Tua dan Pendidik Bangun Karakter Anak

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:27 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Digital dalam Kick-Off Festival ANTASARI 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:42 WITA

Respon Permintaan Kepala Desa Giri Mulya, Anggota DPRD Tanbu Makhruri Janji Wujudkan di Akhir 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:31 WITA

Warga Desa Giri Mulya Kecamatan Kuranji, Antusias Meriahkan HUT ke-43 Dengan Jalan Sehat

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:45 WITA

Optimalkan Pengelolaan Keuangan Daerah, Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Kunjungi BPKAD Provinsi Kalsel

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:33 WITA

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Sambangi BPBD Provinsi Kalsel, Upaya Pencegahan Cuaca Ekstrem di Pesisir

Berita Terbaru

Pelepasan Balon Senagai Tnada Peresmian SPPG  oleh Asisten III setda Kotabaru bersama ketua yayasan

Kotabaru

SPPG Pertama di Kotabaru Resmi Dibuka di Desa Semayap

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:18 WITA