Cuaca Buruk, Nelayan di Tanbu Sempat Hilang dan Kapal Tenggelam, Bagang Hancur

Jumat, 18 November 2022 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Cuaca ekstrim terjadi sejak Kamis (17/11/22) hingga Jumat (18/11/22) pagi, bahkan sempat dikabarkan banyak nelayan di Kabupaten Tanah Bumbu yang hilang namun sudah diketemukan.

Cuaca buruk gelombang besar disertai angin kencang masih terjadi karena berada di musim Barat sehingga sangat membahayakan nelayan untuk melaut.

Bahkan dari petistiwa cuaca buruk tersebut, sejumlah bagang rusak dan ambruk dan banyak nelayan yang melaut malam itu, terjebak cuaca dan sempat hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan dari Satpolair Polres Tanah Bumbu, Koramil Kusan Hilir, BPBD, Aparat Kusan Hilir, Damkardan Polsek Kusan Hilir, bersama masyarakat sempat lakukan pencarian.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu, Sulhadi, saat berada dilokasi mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan dan patroli di wilayahnya.

” Ada beberapa nelayan yang dinyatakan hilang, tetapi pagi ini sudah ditemukan semua, ” katanya.

Sebelumnya, informasi yang diterima sekitar pukul 06.30 wita, mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi gelombang besar mengakibatkan beberapa Bagang nelayan roboh dan masyarakat nelayan terbawa ombak yang sedang beraktifitas dibagang serta kapalnya tenggelam.

Berdasarkan informasi saksi Rahmat, salah satu Nelayan yang selamat lebih dulu merapat kedarat bahwa sekitarnpukul 21.00 wita tadi malam. Ombak sudah mulai membesar disertai angin kencang sampai subuh sudah mulai terlihat bagang- bagang roboh dan terbawa ombak.

Setelah dilakukan Pulbaket didapat informasi adanya beberapa orang masyarkat nelayan yang melaksanakan aktifitas dibagang atau melaut yang terdampar dan mengapung dilaut lepas disekitar bagang.

” Jadi tim gabungan bersama masyarakat langsung melakukan penyisiran dan evakuasi korban dan Alhamdulillah semua korbam ya g terdata, semuanya dinyatakan srlamat dan tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Namun dari cuaca ekstrim itu, terdapat beberapa bagang yang roboh dam jumlah masih dalam penyelidikan dan pendataan.

” Kepastian yang roboh itu ada 2 unit bagang dan satu kapal, ” katanya. (dat)

Berita Terkait

Adira Expo Berkah Ramadan Akan Hadir di Angsana Tanah Bumbu, Permudah Akses Pembiayaan Selama Bulan Suci
Bupati Andi Rudi Latif Buka Pra-FKP RKPD 2027 dan Luncurkan Rumah Aksi Pembangunan
Elektrifikasi di PT Borneo Indobara Dukung Target Nasional Menuju Net Zero Emission
Komitmen PT Borneo Indobara dan Mitra, Kini Inisiasi Electrification and Green Mining Realization
Palaka Running Experience di Pantai Pagatan, Ramai Diikuti Masyarakat dan Komunitas
Inacraft 2026, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Dorong UMKM Naik Kelas
Polres Kotabaru Rangkul Komunitas Ojol dalam Operasi Keselamatan Intan 2026
Andi Mustari Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Tanah Bumbu 2026–2030

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:48 WITA

Adira Expo Berkah Ramadan Akan Hadir di Angsana Tanah Bumbu, Permudah Akses Pembiayaan Selama Bulan Suci

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:03 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pra-FKP RKPD 2027 dan Luncurkan Rumah Aksi Pembangunan

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:50 WITA

Elektrifikasi di PT Borneo Indobara Dukung Target Nasional Menuju Net Zero Emission

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:36 WITA

Komitmen PT Borneo Indobara dan Mitra, Kini Inisiasi Electrification and Green Mining Realization

Senin, 9 Februari 2026 - 20:34 WITA

Palaka Running Experience di Pantai Pagatan, Ramai Diikuti Masyarakat dan Komunitas

Senin, 9 Februari 2026 - 18:55 WITA

Inacraft 2026, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 9 Februari 2026 - 12:49 WITA

Polres Kotabaru Rangkul Komunitas Ojol dalam Operasi Keselamatan Intan 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:48 WITA

Andi Mustari Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Tanah Bumbu 2026–2030

Berita Terbaru