
Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus memeriahkan budaya pesta adat Mappanre Ri Tasi’e, turnamen tahunan sepakbola Bupati Cup 2026 akan diikuti 33 Club.
Bupati Cup 2026 ini merupakan penyelenggaraan ke-26 oleh Persatuan Sepakbola Pagatan (Persepan).
Kegiatan ini akan berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai 8 hingga 26 April 2026, bertempat di Lapangan 7 Februari Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Ketua Persepan, Mahluki, menyampaikan turnamen tahun ini diikuti 33 tim yang siap bersaing memperebutkan piala bergengsi Bupati Tanah Bumbu.
“Untuk pembukaan dijadwalkan pada tanggal 8 April 2026. Saat ini tinggal beberapa hari lagi, dan kami juga mengundang berbagai pihak untuk hadir dalam acara pembukaan,” ujarnya, Minggu (5/4/26).
Turnamen Bupati Cup ini menjadi salah satu agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Pagatan. Selain sebagai ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian budaya dalam tradisi Mappanre Ri Tasi’e, yang merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan atas hasil laut.
Terpisah, Ketua Lembaga Ade Ogie (Bugis) Tanah Bumbu, Fawahisah Mahabbatan, menyebut turnamen sepakbola ini menjadi bagian dari event pesona Budaya Maritim Tanah Bumbu menyambut HUT ke 23 Tanah Bumbu sekaligus pesta adat Mappanre Ritasi’e Pantai Pagatan.
“ Lembaga Ade Ogie, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Persepan bersinergi bersama-sama memeriahkan dan menarik minat pengunjung ke acara tahunan ini,” katanya.
Saat Technical Meeting, Fawahisah juga turut hadir sebagai langkah kolaborasi. Dengan dukungan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, event ini bisa dilaksanakan.
“ Kami dari lembaga adat, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah karena sangat konsen mendukung acara rangkaian acara Mapapnre Ritasi’e dan Bupati Cup 2026,” katanya.
Dia berharap selama pelaksanaan nanti, berjalan lancar dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kita berharap turnamen ini bisa memberikan tontonan yang menarik dan profesional serta menaati semua aturan yang telah disepekati saat TM. Ini Cikal bakal menjadi pemain profesional, ini suguhan hiburan untuk masyarakat pecinta olahrga sepekbola,” katanya.
Sekadar diketahui, acara adat Mappanre Ritasi’e Pagatan akan dibuka pada 12 hingga 26 April 2026. Selama acara berlangsung, akan ada sejumlah kegiatan di antaranya Festival Mallibo Kampong, Kuliner UMKM, lomba Mesin Domping, Tari-tarian, Massukkiri dan lomba tradisional lainnya hingga puncak ada aca lomba kapal hias dan acara puncak Melarung di Laut.(hdy)








Tinggalkan Balasan