Satreskrim Polres Kotabaru Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Api Rakitan Milik Wakar di Kelumpang Tengah

Rabu, 24 Januari 2024 - 19:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto Saat Perlihatkan Senpi Rakitan

Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto Saat Perlihatkan Senpi Rakitan

Metrokalsel.co.id, Batulicin – Polres Kotabaru Laksanakan pres release pengungkapan kasus kepemilikan sepucuk senjata api (Senpi).

Pres release dipimpin langsung Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto, didampingi Kabagops AKP Abdul Rauf, Kasat Reskrim IPTU Taufan Maulana serta jajaran sat Reskrim polres Kotabaru di loby polres Kotabaru, Rabu (24/1/24).

Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto menyampaikan, senjata api rakitan yang diungkap dengan inisialnya tersangka AD (39) merupakan warga desa sangsang kecamatan Kelumpang Tengah, kabupaten Kotabaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahwa proses pengungkapan kepemilikan senjata api rakitan ini bermula dari adanya patroli yang dilakukan oleh satuan Polsek di wilayah hukum kecamatan Kelumpang Tengah. Dimana pada saat itu mendapat laporan adanya terkait pencurian pupuk, pada saat itu dilakukan proses pengungkapan, dan ditemukan sebuah truk yang berisikan pupuk.

” Nah pada saat itu juga ditemukan satu pucuk senjata api rakitan dan dua butir peluru tajam dan dari situ lah kita kembangkan kasusnya,” katanya.

Dari awal penemuan, memang tersangka tidak mengakui kepemilikan senjata api rakitan tersebut dan anggota dilapangkan terus melakukan pembuktian pembuktian dan kemudian mencari keterangan keterangan beberapa saksi.

” Alhamdulillah akhirnya mengerucut bahwa memang kepemilikan senjata rakitan ini dimiliki oleh tersangka inisial AD, bersangkutan memiliki sejata api rakitan ini karena sebagai penjaga keamanan atau (wakar) disitu,” ujarnya.

Kemudian terkait kepemilikan senjata api ini, polres Kotabaru khususnya Satreskrim pada saat ini masih melakukan pengembangan terkait dengan perolehan senjata api dan dua peluru tajam yang dimiliki tersangka.

” Untuk tersangka sendiri akan dikenakan pasal undang undang darurat pasal 1 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau sementara dipenjara 20 tahun penjara ,” terangnya. (ebt)

Berita Terkait

Kawal Subsidi Listrik Tepat Sasaran, PLN Kotabaru Gelar Gerakan Eksekusi Serentak kWh Max(GASAX)
Program CSR Terbaik Juara 1 Nasional di Kapuas, DPRD Kotabaru Kunjungi Dinsosnya
Kado Istimewa Jelang Harjad Kotabaru, Bupati Terima Penghargaan dari Menkes
Rabbiansyah Deklarasikan Pasangan M Iqbal dan Surya Untuk Pilkada Kotabaru 2024
Wakil Ketua DPRD Kotabaru H Mukni, Himbau Petani Aren Harus Tanam Bibit Unggul
Operasi Sikat Intan Selama 14 Hari, Polres Tanbu Ungkap 35 Perkara dengan 39 Tersangka
Awaludin Sebut Harkitnas Mengingatkan Kita Perjuangan Para Pahlawan
Wapres RI Serahkan Penghargaan Katagori Emas kepada PT Pelsart Tambang Kencana

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:09 WITA

Kawal Subsidi Listrik Tepat Sasaran, PLN Kotabaru Gelar Gerakan Eksekusi Serentak kWh Max(GASAX)

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:07 WITA

Program CSR Terbaik Juara 1 Nasional di Kapuas, DPRD Kotabaru Kunjungi Dinsosnya

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:51 WITA

Rabbiansyah Deklarasikan Pasangan M Iqbal dan Surya Untuk Pilkada Kotabaru 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:40 WITA

Wakil Ketua DPRD Kotabaru H Mukni, Himbau Petani Aren Harus Tanam Bibit Unggul

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:18 WITA

Operasi Sikat Intan Selama 14 Hari, Polres Tanbu Ungkap 35 Perkara dengan 39 Tersangka

Senin, 20 Mei 2024 - 16:19 WITA

Awaludin Sebut Harkitnas Mengingatkan Kita Perjuangan Para Pahlawan

Senin, 20 Mei 2024 - 13:48 WITA

Wapres RI Serahkan Penghargaan Katagori Emas kepada PT Pelsart Tambang Kencana

Senin, 20 Mei 2024 - 10:59 WITA

Ketua DPRD Kotabaru Ucapkan Hari Kebangkitan Nasional

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

DPRD Ikuti Bimtek Pengembangan BUMD di Tanah Bumbu, Dukung IKN

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:31 WITA