PT Borneo Indobara Adakan Pelatihan dan Pengembangan Produk Turunan Kelor, Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Pelatihan Pengolahan Kelor di Desa Mustika Kecamatan Kuranji Kabupaten Tanah Bumbu oleh CSR PT Borneo Indobara (BIB)

Proses Pelatihan Pengolahan Kelor di Desa Mustika Kecamatan Kuranji Kabupaten Tanah Bumbu oleh CSR PT Borneo Indobara (BIB)

Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Dalam rangka mendorong pemanfaatan potensi lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, PT Borneo Indobara (BIB) melalui program CSR menyelenggarakan Pelatihan Produk Turunan Kelor yang diikuti oleh 41 peserta.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Mustika, Kecamatan Kuranji, Rabu (20/8/2025) lalu.

Diketahui, Tanaman kelor (Moringa oleifera) dikenal luas sebagai tanaman dengan sejuta manfaat, baik di bidang gizi, kesehatan, maupun pengobatan. Dengan adanya potensi desa mustika yang ternyata memiliki banyak sekali tanaman kelor ini menjadi peluah untuk bisa dikembangkan sebagai produk turunan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat potensi besar tersebut, serta semangat masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis bahan alam, Pemerintah Desa Mustika mengusulkan program pengembangan kelor ini dalam MoU Desa tahun 2024.

Usulan tersebut kemudian direalisasikan oleh tim CSR PT BIB sebagai bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Tujuannya, untuk memberikan manfaat nyata melalui diversifikasi produk pertanian lokal dan mendorong lahirnya UMKM baru di desa.

Menurut Silvyna Aditia selaku Empowerment and Development Dept Head PT Borneo Indobara, Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis mengenai pengolahan kelor menjadi berbagai produk bernilai tambah, di antranya Teh kelor, Kapsul herbal serta Makanan olahan (keripik dan mie kelor).

“Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi utama, yaitu teori dan praktik langsung. Pelatihan kali ini, PT BIB langsung berkolaborasi dengan Prima kelola dari Institut Pertanian Bogor ( IPB ),” ungkapndia.

Adapun topik yang mereka bawakan adalah, Budidaya Tanaman Kelor: teknik menanam kelor secara organik dan produktif. Pasca Panen dan Pengolahan: proses pengeringan, penggilingan, dan penyimpanan daun kelor. Diversifikasi Produk Olahan: pengolahan teh, bubuk, kapsul herbal, keripik, mie kelor, dan sabun herbal.

Selain itu, ada Pengemasan dan Labelisasi Produk: standar PIRT serta cara membuat kemasan yang menarik. Pemasaran dan Branding Produk yaitu strategi pemasaran digital, penjualan online, serta akses ke marketplace lokal dan nasional.

“Kami melihat bahwa tanaman kelor memiliki potensi besar di desa Mustika dan juga memiliki beberapa manfaat tidak hanya dari segi kesehatan, tetapi juga sebagai komoditas yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Oleh karena itu, keterlibatan kami dalam kegiatan ini bertujuan untuk mendorong terciptanya ekosistem usaha mikro yang inovatif dan mandiri,” katanya.

Sementara itu, pelatih Desyta Pratiwi, STr,JMP, manfaat daun kelor ini sangat luar biasa dan bisa diolah.

“Tanaman kelor memiliki potensi luar biasa, tidak hanya sebagai pangan bergizi tinggi tetapi juga bisa diolah menjadi produk kesehatan. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat mengembangkan usaha baru yang berkelanjutan,” kata Desyta Pratiwi.

Kepala Desa Mustika, Selamat Kurniawan, mengapresiais kegiatan yang digelar PT BIB untuk warganya. Potensi kelor di desanya memang cukup banyak sehingga perlu dimanfaatkan.

“Kami akan jadikan kelor sebagai produk unggulan desa. Program ini akan terus kami lanjutkan dan dampingi hingga terbentuk UMKM baru dari hasil pelatihan ini,” katanya.

Peserta yang ikut pelatihan, merasa sangat senang dengan adanya pelatihan tersebut yang bisa berefek pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Pelatihan ini membuka wawasan kami. Kelor ternyata bisa jadi banyak produk bernilai. Kami akan mulai produksi teh kelor kelompok dan lainnya,” ucap Viena Aidhea, Peserta Pelatihan.(hdy)

Berita Terkait

Kemah Jurnalistik, PWI Tanbu-Pelindo Tanam Pohon di Pantai Rindu Alam
Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu Perdana Dilaksanakn, Indonesia Raya 3 Stanza Bergema!
PJU Sering Rusak dan Aki Sering Hilang, Pelajar SMAN 1 Angsana Ini Ciptakan Alat SIPELIT BAYU, Bikin Juara di Kalsel
Apresiasi Kemah Jurnalistik, Kepala SMPN 3 Batulicin Dorong Safari Jurnalistik PWI Tanbu
Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, Musnahkan Barang Bukti, Kasus Narkotika Masih Mendominasi
Sukses di Gelar, Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Rangkaian FBS 2025
PWI–Kominfo Tanah Bumbu Sinergi Gelar Kemah Jurnalistik di Pantai Rindu Alam
Sah, Yulian Herawati Jadi Sekda Tanah Bumi Usai Dilantik Bupati Andi Rudi Latif

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:11 WITA

PT Borneo Indobara Adakan Pelatihan dan Pengembangan Produk Turunan Kelor, Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Minggu, 31 Agustus 2025 - 17:26 WITA

Kemah Jurnalistik, PWI Tanbu-Pelindo Tanam Pohon di Pantai Rindu Alam

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:28 WITA

Kemah Jurnalistik PWI Tanah Bumbu Perdana Dilaksanakn, Indonesia Raya 3 Stanza Bergema!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:35 WITA

PJU Sering Rusak dan Aki Sering Hilang, Pelajar SMAN 1 Angsana Ini Ciptakan Alat SIPELIT BAYU, Bikin Juara di Kalsel

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:37 WITA

Apresiasi Kemah Jurnalistik, Kepala SMPN 3 Batulicin Dorong Safari Jurnalistik PWI Tanbu

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:17 WITA

Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, Musnahkan Barang Bukti, Kasus Narkotika Masih Mendominasi

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:39 WITA

Sukses di Gelar, Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Rangkaian FBS 2025

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:44 WITA

PWI–Kominfo Tanah Bumbu Sinergi Gelar Kemah Jurnalistik di Pantai Rindu Alam

Berita Terbaru

Kemah Jurnalistik, PWI Tanah Bumbu dan PT Pelindo Tanah Pohon di Pantai Rindu Alam, Pagatan, Minggu (31/8/2025).

Tanah Bumbu

Kemah Jurnalistik, PWI Tanbu-Pelindo Tanam Pohon di Pantai Rindu Alam

Minggu, 31 Agu 2025 - 17:26 WITA