Sekjen Kemenkumham RI, Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari UNESA

Senin, 14 Agustus 2023 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROKALSEL.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Komjen Pol Andap Budhi Revianto menerima Penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Wisuda penganugerahan dilakukan bersamaan dalam peringatan Dies Natalis ke-59 Unesa, Senin (14/08/2023).

“Alhamdulillah, gelar ini merupakan sebuah kepercayaan, kehormatan dan kesempatan yang diberikan oleh Unesa bagi saya. Tetapi selain itu, gelar kehormatan ini juga merupakan sebuah tantangan bagi saya untuk terus melakukan pengabdian dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ucap andap usai acara wisuda.

Bersama Andap, gelar doktor kehormatan juga diberikan kepada Anang Revandoko, Dankor Brimob. Ini berarti, dalam sejarahnya dari sejak berdiri hingga saat ini, Unesa baru memberikan gelar doktor kehormatan pada tiga orang saja.

Andap mendapatkan gelar doktor kehormatan atas jasanya dalam mengembangkan bidang ilmu teknologi kinerja untuk mendukung penerapan tata nilai organisasi.

Dalam Orasi Ilmiahnya, Andap menjelaskan Sumber Daya Manusia merupakan faktor penting yang tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan sebuah organisasi. Tanpa pegawai yang berkualitas, sistem organisasi tidak akan berjalan dengan optimal. Untuk itu, dibutuhkan Tata Nilai untuk memberdayakan Pegawai yang ada.

Baca Juga :  WNA Asing Diamankan Polsek Satui Tanbu, Diduga Tak Miliki Dokumen Lengkap, Diproses Imigrasi Batulicin

“Sebagus apapun sistem yang dibangun, namun apabila SDM tidak kompeten maka sistem tersebut tidak akan bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya saat memberikan Orasi Ilmiah di Graha Unesa Surabaya.

Tata nilai yang diterapkan oleh Kemenkumham adalah PASTI, yang merupakan akronim dari Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif.

Andap menilai tata nilai yang digagas oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ini memainkan peran penting dalam menyatukan gerak langkah jajaran Kemenkumham yang jumlahnya relatif sangat besar. Saat ini Kemenkumham memiliki 881 satuan kerja dengan jumlah pegawai 64.646 orang.

“Kemenkumham membutuhkan Tata Nilai yang menyatukan gerak langkah pegawai yang jumlahnya besar, sehingga semuanya tetap ‘on the track’ dalam mencapai visi misi dan target-target kinerja yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Perwira tinggi Polri kelahiran 1966 ini mengatakan Kemenkumham bersifat heterogen karena memiliki tugas dan fungsi yang beragam. Dalam kondisi ini, Andap menargetkan empat hal yang perlu dioptimalkan oleh Kemenkumham yaitu peningkatan kualitas pelayanan publik, optimalisasi akuntabilitas kinerja, peningkatan kompetensi SDM, dan peningkatan kepercayaan publik.

Baca Juga :  Innalillah, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

“Melihat kondisi Kemenkumham yang heterogen, diperlukan internalisasi secara intens dan berkelanjutan Tata Nilai PASTI sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan publik, meningkatkan kompetensi SDM dan akuntabilitas kinerja, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” kata Andap.

Andap berharap seluruh Pegawai Kemenkumham dapat menerapkan Tata Nilai PASTI ketika melaksanakan tugas dan fungsi mereka sehingga mewujudkan birokrasi yang berintegritas. Selain itu, Tata Nilai ini akan membentuk Pegawai yang visioner, profesional, cakap teknologi, dan berjiwa melayani.

Wisuda penganugerahan Doktor Honoris Causa Unesa dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM yang sekaligus memberikan sambutan. Turut hadir pula Wakil Menteri Hukum dan HAM, para Pimpinan Tinggi, Pejabat Utama serta perwakilan pegawai Kemenkumham dan anggota dari jajaran Polri. (ril)

Berita Terkait

Selain Bupati Labuhan Batu, Dua Orang Kontraktor Juga Ditahan KPK RI
Jokowi : Bansos Perkuat Daya Beli Masyarakat Terutama Warga Kurang Mampu
KPU kotabaru Laksanakan Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara
Distribusi Logistik Pemilu ke PPK Pulau Terluar Kotabaru Dimulai, Jalur Laut Jadi Tantangan
Masjid Apung Tanbu Diresmikan, Pertama di Kalimantan dan Nomor Tiga di Indonesia
KPU Kotabaru Laksanakan Sosialisasi Ketentuan APK dan Sosialisasi Peraturan Kampanye Pemilu Serentak
Presiden Jokowi resmi Lepas Bantuan Kemanusiaan ke Palestina
Ganjar dan Mahfud MD Setelah Lakukan Pendaftaran Capres Cawapres, Kini Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 4 Februari 2024 - 08:46 WIB

Selain Bupati Labuhan Batu, Dua Orang Kontraktor Juga Ditahan KPK RI

Minggu, 4 Februari 2024 - 08:27 WIB

Jokowi : Bansos Perkuat Daya Beli Masyarakat Terutama Warga Kurang Mampu

Rabu, 31 Januari 2024 - 20:22 WIB

KPU kotabaru Laksanakan Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara

Selasa, 30 Januari 2024 - 18:49 WIB

Distribusi Logistik Pemilu ke PPK Pulau Terluar Kotabaru Dimulai, Jalur Laut Jadi Tantangan

Minggu, 26 November 2023 - 16:51 WIB

Masjid Apung Tanbu Diresmikan, Pertama di Kalimantan dan Nomor Tiga di Indonesia

Senin, 20 November 2023 - 16:47 WIB

KPU Kotabaru Laksanakan Sosialisasi Ketentuan APK dan Sosialisasi Peraturan Kampanye Pemilu Serentak

Minggu, 5 November 2023 - 10:59 WIB

Presiden Jokowi resmi Lepas Bantuan Kemanusiaan ke Palestina

Minggu, 22 Oktober 2023 - 19:46 WIB

Ganjar dan Mahfud MD Setelah Lakukan Pendaftaran Capres Cawapres, Kini Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Berita Terbaru