Kepatuhan Warga Turun, Covid-19 Melonjak Di Banua, Kinerja Gugus Tugas Dipertanyakan

Rabu, 7 April 2021 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANJARMASIN, Metrokasel.co.id – Kepatuhan warga Kalsel dalam mengenakan masker dan menjaga jarak semakin menurun di bawah tingkat kepatuhan nasional. Kasus Covid-19 di Banua justru meledak sehingga Kinerja Gugus Tugas dipertanyakan.

Fakta itu terungkap dari laporan kepatuhan protokol kesehatan tingkat Nasional bulan Maret 2021. Data itu diterbitkan Satgas Covid-19 Pusat. Menurunnya ketaatan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan telah memicu ledakan kasus di Kalsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada bulan Maret, ada 6.048 warga dikonfirmasi positif. Jauh melonjak dibandingkan bulan Februari 3.760 orang. Dilihat dari kasus kematian, sepanjang Maret ada 106 orang meninggal dunia.

Kondisi ini menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin, memyipakapi data tersebut.

“Alokasi anggaran untuk mengatasi Covid-19 ini sangat tinggi. Tetapi, kasus di Kalsel masih tinggi. Yang saya khawatirkan ini seperti fenomena gunung es. Terlihat puncaknya saja, padahal jauh lebih banyak lagi. Kita harus sama-sama mencari mitigasi yang tepat,” kata Bang Dhin, sapaan akrabnya, Selasa (6/4/2021).

Pakar kesehatan masyarakat Prof Dr Husaini menjelaskan, untuk menelaah masalah Covid perlu dilihat angka Positivity Rate (PR). Ini adalah angka positif harian atau kumulatif per minggu dibagi jumlah orang swab tes PCR harian atau kumulatif perminggunya dikali 100 Persen.

Angka maksimum hanya boleh 5 Persen per hari atau kumulatif perminggu, sesuai dengan standar WHO. Data PR ini belum menggambarkan kasus turun, kecuali dikontrol dengan nilai Ratio Lacak Isolasi ( RLI ) per hari atau kumulatif perminggu. Nlai RLI ni sebagai basis penting kualitas orang yang di swab tes PCR, apakah benar atau salah sasaran.

“Ini yang sangat berbahaya bila yang dites salah sasaran, atau dengan kata lain bukan yang dites berasal dari kontak positif seperti disyaratkan WHO. Yaitu 1 orang positif maka mestinya minimal 30 orang di tes swab selama 3 sampai dengan 5 hari hitung mundur,” tuturnya.

Bang Dhin mempertanyakan kinerja Gugus Tugas Covid-19 Kalsel selama ini.

“Apakah Gugus Tugas sudah melakukan RLI? Apakah dilakukan dengan benar? dan siapkah hasil PR dan RLI dibuka ke publik dengan sebenarnya. Pastinya saya akan telusuri sampai saya ketemu jawaban,” pungkasnya. (Mka/Ear)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Bersama Komisi III Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Kalimantan-Kotabaru
Pimpinan DPRD Kotabaru dan Komisi II Kunker ke Pelindo, KKP, dan PT ASDP
Dishub Kotabaru Gelar Jalan Sehat sebagai Momentum Silaturahmi dan Motivasi Kerja
Panen Raya Jagung Serentak di Semisir Kotabaru, Perkuat Swasembada Pangan 2026
Gedung Koperasi Merah Putih Desa Sejakah Mulai Dibangun, Disaksikan DPMD Kotabaru
Kinerja PRIMA, Lapas Kotabaru Raih 8 Penghargaan di Rakor Rencana Aksi 2026 Kanwil Ditjenpas Kalsel
Kelurahan Kotabaru Hulu Gelar Haul ke-21 Guru Sekumpul
Tingkat Kunjungan Wisata Bukit Mamake Menurun, Kampung Nelayan Justru Naik

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:53 WITA

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Bersama Komisi III Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Kalimantan-Kotabaru

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:43 WITA

Pimpinan DPRD Kotabaru dan Komisi II Kunker ke Pelindo, KKP, dan PT ASDP

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:18 WITA

Dishub Kotabaru Gelar Jalan Sehat sebagai Momentum Silaturahmi dan Motivasi Kerja

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:43 WITA

Panen Raya Jagung Serentak di Semisir Kotabaru, Perkuat Swasembada Pangan 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:40 WITA

Gedung Koperasi Merah Putih Desa Sejakah Mulai Dibangun, Disaksikan DPMD Kotabaru

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:15 WITA

Kelurahan Kotabaru Hulu Gelar Haul ke-21 Guru Sekumpul

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:57 WITA

Tingkat Kunjungan Wisata Bukit Mamake Menurun, Kampung Nelayan Justru Naik

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:21 WITA

Komisi I DPRD Kotabaru Kunker ke Tiga Kementerian, Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Daerah

Berita Terbaru