Metrokalsel.co.id,KOTABARU – Proyek pembangunan jembatan akses Jalan Raya Utama Brigjen Hasan Basri di Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, ke pusat kota belum juga rampung.

Proyek yang menelan anggaran APBN sebesar Rp 9,2 miliar ditargetkan selesai akhir mei.

Berdasarkan pantauan metrokalsel.co.id, masih ada bagian yang belum selesai terutama oprit ke jalan utama.

Pembangunan jembatan ini ditangani Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalimantan Selatan. Pasalnya, selaku satker pelaksana terus menggenjot penyelesaian proyek yang masuk dalam rencana tahun anggaran 2025/2026 ini.

Project Manager CV Salsabila Mandiri, Adi Gultom, saat ditemui di lokasi proyek pada Senin (18/5/2026) menjelaskan pihaknya saat ini tinggal menyelesaikan pekerjaan di badan jalan dan pengaspalan.

“Kita sekarang di posisi 93 atau 94 persen. Kita tinggal mau mengerjakan di badan jalan dan pengaspalan hingga komplit. Untuk bagian jembatannya sudah siap, rencana akan kita aspal 28 Mei mendatang. Rampung kita usahakan di akhir bulan Mei 2026 ini,” ujar Adi.

Dengan target penyelesaian akhir Mei 2026, diharapkan jembatan akses utama ini segera dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk memperlancar arus transportasi dan mendukung perekonomian wilayah Pulau Laut Utara. (hdy)