Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Antusias warga begitu tinggi untuk melaksanakan mudik lebaran, terlebih lagi adanya fasilitas mudik lebaran gratis yang disediakan pemerintah khususnya rute Batulicin-Makassar.
Tepat pada Selasa (10/2/26) pagi di Pelabuhan Samudra Batulicin, warga berbondong-bondong mendatangi Pelabuhan Batulicin untuk mendaftarkan diri sebagai pemudik gratis yang dilaksanakan PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Batulicin sebagai operator.
Pasalnya, kapal KM Dharma Ferry 3 yang melayani mudik gratis itu dijadwalkan berangkat pada 14 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 wita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dian, warga asal Makassar langsung datang ke pelabuhan sejak pagi agar bisa antre lebih cepat. Dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga, ia bisa mendaftarkan dirinya untuk mudik bersama suami dan keluarganya yang terdiri dari 5 orang.
Ia sangat senang karena bisa mendapatkan fasilitas mudik gratis di tahun ini. Karena harga tiket kapal di harga normal cukup menguras kantong.
Sebagai mana diketahui, harga tiket reguler dewasa Rp 422.500, anak-anak Rp 327.5000, bayi Rp 85.000 kelas ekonomi dengan tempat tidur, ekonomi dengan tempat duduk Rp 406.500, anak Rp 312.500 dan Bayi Rp 85.000.
“ Saya sangat senang saat tahu ada informasi tiket gratis ini, jadi langsung datang ke pelabuhan untuk daftar mudik gratis. Semoga tahun depan juga ada lagi karena sangat membantu, terutama yang membawa keluarga,” katanya.
Sementara itu, Manager PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Batulicin, Jamirin, mengatakan program mudik gratis ini adalah program pemerintah dengan melibatkan swasta untuk memfasilitasi arus mudik.
Ia selaku operator yang bekerjasama dengan pemerintah, berkomitmen memberikan layanan yang terbaik untuk membantu para pemudik ini. Kapal Dharma Ferry 3 dijadwalkan berangkat pada 14 Maret dengan kapasitas 434 penumpang telah disiapkan.
“ Fasilitas yang disediakan sama dengan reguler biasanya, tempat tidur, tempat duduk dan dua kali makan (Sahur dan Buka Puasa),” katanya.
Dharma Lautan Uatama juga tegas di program mudik gratis ini tidak boleh ada calo. Semua penumpang harus sesuai dengan KTP dan kartu keluarganya. Bila tidak sesuai, maka tidak akan diberangkatkan karena fokus pada layanan pada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan pada KSOP Batulicin Kotabaru, Akhmad Fandi S, menambahkan, program ini merupakan program pemerintah melalui Kementrian Perhubungan. Dari 121 yang melayani mudik gratis, ada Kabupaten Tanah Bumbu dengan rute Batulicin Makassar dan ini yang pertama.
Alasannya lantaran data penumpang dan peminat yang banyak di Kalimantan selatan adalah Batulicin Makassar, karena banyak sekali pemudik untuk daerah Tanah Bumbu dan Kotabaru menuju Makassar.
“ Tahun ini yang pertama di Tanah Bumbu. Kita bersyukur bisa dapat slot melayani mudik gratis dan bisa dimanfaatkan masyarakat yang ingin mudik lebaran di kampung halamannya,” katanya.
Namun dari program ini, yang menjadi catatan hanya orangnya saja yang digratiskan. Sedangkan untuk kendaraan baik roda dua dan 4 atau lebih, tetap dikenakan tarif normal. (hdy)








