Metrokalsel.co.id,BATULICIN – PT Borneo Indobara (BIB) secara resmi menutup rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) tahun 2026 di kantornya yang berlokasi di Jalan Provinsi KM 180, Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu, pada Minggu (15/2/2026) siang.
Acara puncak ini menjadi akhir dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama satu bulan, sejak 10 Januari lalu, dengan mengusung tema nasional “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Ketua Pelaksana BK3N PT BIB, Sandi Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada semua panitia, karyawan, dan mitra kerja PT BIB yang bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan peringatan BK3N selama satu bulan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sandi menjelaskan bahwa tema yang telah ditentukan menjadi pedoman utama dalam setiap kegiatan.
“Tema kegiatan yang telah ditentukan adalah acuan kita bagaimana kita membudayakan keselamatan dan tertib dalam melaksanakan tugas. Untuk menjadi profesional, kita perlu meningkatkan kompetensi, miliki standar yang kuat, dan tentunya kita harus taat pada aturan atau prosedur yang berlaku” tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh karyawan untuk menjadi tenaga kerja yang andal sesuai dengan semangat tema tersebut. “Jadilah karyawan andal dengan menjaga kualitas kerja dalam segala kondisi, baik ideal maupun tidak ideal. Dalam keadaan sesulit apapun kita harus profesional dan andal. Kita harus selalu evaluasi diri sebagai karyawan dan kita juga harus saling mengingatkan agar keselamatan tetap terjaga,” pesan Sandi dihadapan seluruh karyawan dan mitra kerja.
Sandi merinci tiga pilar kegiatan utama yang digelar selama masa BK3N, ada 3 yaitu kegiatan strategis, promotif, dan implementatif.
Kegiatan strategis meliputi upacara pembukaan BK3N dan serangkaian seminar. Sementara itu, kegiatan promotif diwujudkan dengan pemasangan umbul-umbul pesan keselamatan serta program Family Edukasi yang melibatkan keluarga pekerja. “Family Education bertujuan untuk mengingatkan pada keluarga kita agar senantiasa menerapkan pola hidup sehat sehingga dapat bekerja dengan aman dan selamat,” tambahnya.
Untuk kegiatan implementatif, PT BIB menggelar praktik langsung seperti lomba ketangkasan, fun bike, dan fun run.
“Kegiatan implementatif ini bisa diartikan membuktikan penerapan K3 ini harus dilatih dan diulang-ulang,” kata Sandi.
Ia berharap nilai-nilai yang dipelajari selama BK3N dapat menjadi budaya yang terus hidup dan berkembang, memberikan manfaat bagi perusahaan hingga masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BIB, Riadi Simka Pinem, menegaskan bahwa pelaksanaan BK3N bertujuan menghasilkan output positif, terutama dalam pencegahan kecelakaan kerja.
“Tentunya, mencegah yang namanya kecelakaan kerja dengan harapan semua pekerja mengutamakan keselamatan kerja,” ujar Riadi.
Ia menyoroti tiga program yang telah dilaksanakan, yang semuanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi bagi pengawas dan pekerja tambang. Selain itu, seminar yang digelar juga menyentuh isu krusial seperti pencegahan penyalahgunaan narkoba dan bahaya judi online di lingkungan kerja.
“Saya kira, selama pelaksanaan K3 ini berjalan lancar. Kami juga mengapresiasi pada mitra kerja atas dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan yang digelar tiap tahun ini, terima kasih atas supportnya,” ungkapnya.
Manajemen BIB juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun ekosistem keselamatan yang kolaboratif.
“Di kegiatan ini kita juga libatkan keluarga karena waktunya tidak full di area kerja tetapi juga peran dari keluarga untuk menekankan pentingnya keselamatan dalam bekerja,” jelas Riadi.
Ia berharap ke depan kinerja keselamatan semakin membaik, dengan target tertinggi yaitu Zero Lost Time Injury dan nihil kecelakaan fatal.
“Zero lost time, tidak boleh lagi ada kecelakaan kerja, apalagi fatality. Kita harus bisa merealisasikan itu. Kita cegah yang namanya kecelakaan sesuai tema kita, jadilah profesional dan andal dalam bekerja,” tegasnya.
Acara penutupan turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Selatan, Heru Yulianto. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan BK3N di PT BIB.
“Saya mengapresiasi kegiatan BK3N di PT BIB, karena banyak kegiatan yang dilaksanakan yang mencakupi semuanya. Tinggal kesadaran karena apa yang telah difasilitasi dan disediakan BIB adalah untuk kebaikan para pekerja itu sendiri,” pungkasnya.(hdy)








