Kasatpol PP Tanbu, Syaikul Ansari Luncurkan Proyek Perubahan TOMI SIRAJA, Penertiban Yang Humanis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran TOMI SIRAJA oleh Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Kamis (7/8/2025)

Peluncuran TOMI SIRAJA oleh Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Kamis (7/8/2025)

Metrokalsel.co.id,BATULICIN – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tanah Bumbu, Syakul Ansari, resmi meluncurkan proyek perubahan dalam rangkaian Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat II Tahun 2025, bertajuk TOMI SIRAJA (Transformasi Polisi Pamong Praja BerAKSI), Kamis (7/8/2025).

Proyek perubahan ini mengusung semangat mewujudkan penegakan ketertiban yang lebih humanis dan profesional di tengah masyarakat. Tujuannya lebih kepada edukasi.

Di program ini, ada terobosan dalam program TOMI SIRAJA adalah pembentukan Duta Praja, yang terdiri dari personel Satpol PP dan para mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka akan terjun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Tentunya terkait pentingnya ketertiban umum secara persuasif dan komunikatif di masyarakat umum.

Tak hanya itu, TOMI SIRAJA juga menghadirkan Rumah Restorative Enforcement, sebuah pendekatan penyelesaian masalah sosial secara damai melalui proses mediasi lebih dulu. Tujuannya menghindari permasalahan ke ranah hukum.

“Jadi sesuatu dilakukan mediasi terlebih dahulu agar tidak berlanjut ke jalur hukum. Misalnya saja ada kasus hewan berkeliaran di jalan dan mengganggu warga atau mengakibatkan kerusakan, maka kita coba selesaikan dulu tanpa harus ke jalur hukum. Namun ini sifatnya hanya untuk kasus ringan saja,” jelas Syakul Ansari.
Dengan adanya program yang diluncurkan Satpol PP dan Damkar ini, Penegakan perda tetap akan dilaksanakan dengan tegas. Kendati demikian, tetap melakukan edukasi yang humanis.

“ Tidak semua persoalan harus ke ranah hukum, namun ada persoalan-persoalan yang bisa dilakukn dengan pendekatan dan mediasi,” pungkas Syaikul.(hdy)

Berita Terkait

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu
Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah
Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH
Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai
Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal
Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat
Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara
Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:55 WITA

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji, H Sudian Noor Dorong Sertifikasi dan Pembentukan LSP IQRO di Tanah Bumbu

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:56 WITA

Imigrasi Siaga, Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Akibat Eskalasi Militer di Timur Tengah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:02 WITA

Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:08 WITA

Ketua PKK Borong Kuliner di Area Aksi Bajuak Wadai

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:42 WITA

Andi Rudi Latif; Aksi Bajual Wadai Lestarikan Budaya dan Tradisi serta Kearifan Lokal

Senin, 23 Februari 2026 - 22:30 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Buka Puasa Bersama BEM STIKES Darul Azhar hingga Tokoh Masyarakat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:18 WITA

Satintelkam Polres Tanah Bumbu Bersama Mahasiswa STIKES Darul Azhar Bagikan Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:59 WITA

Resahkan Warga, DPRD Tanah Bumbu Minta Warung Remang-remang di Jalan 30 Ditertibkan

Berita Terbaru