Kejaksaan Negeri Kotabaru Laksanakan Pemusnahan Barang Bukti Yang Telah Inkrah

Rabu, 29 Mei 2024 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Kotabaru

Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Kotabaru

Metrokalsel.co.id, KOTABARU – Kejaksaan Negeri Kabupaten Kotabaru melaksanakan acara pemusnahan barang bukti di antaranya perkara narkotika dan perkara umum lainnya diwilayah hukum kabupaten Kotabaru.

Pemusnahan barang bukti yang sudah inkrah ini dihadiri Forkopimda, Bertempat di halaman kantor kejaksaan Kotabaru, Rabu (29/5/2024).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru Muhammad Fadlan menyampaikan, barang bukti yang akan dimusnahkan merupakan barang bukti yang telah Inkrah pada akhir bulan Desember tahun 2023 sampai dengan Bulan Mei tahun 2024 dengan jumlah perkara yang tertinggi adalah narkotika sebanyak 76 perkara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ada perkara sajam sebanyak 4 perkara, Perkara umum lainnya 70 perkara dan perkara tipiring sebanyak 4 perkara.

Barang bukti didominasi adalah perkara narkotika diantaranya berupa sabu sabu sebanyak 284.89 gram , tanaman ganja 24.07 gram , obat carnophen atau Zenith sebanyak 1.284.

Ada juga 98 botol berbagai macam jenis minuman beralkohol, serta perkara umumnya diantara perkara senjata tajam maupun perkara lainnya yang mana dalam putusan pengadilan bahwa barang bukti tersebut dirampas untuk dimusnahkan.

Dengan adanya pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh kejaksaan Negeri Kotabaru ini digunakan sebagai momentum untuk menunjukkan kinerja kejaksaan sebagai sosok penegak hukum yang berfungsi sebagai eksekutor. Sehingga tidak ada kesan negatif bahwa pihak kejaksaan lalai apa lagi mempermainkan barang bukti untuk tujuan tertentu.

“ Ini juga diharapkan dapat menunjukkan kepada masyarakat mengenai keseriusan pihak kejaksaan dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatannya terlarang di wilayah hukum kejaksaan negeri Kotabaru ,” pungkasnya. (ebt)

Berita Terkait

Siap-siap Para Pengendara, Polres Kotabaru Mulai Operasi Patuh Intan
Aisyah Sangat Takjub Melihat Keindahan Siring Laut Kotabaru
Sembilan Desa di Kecamatan Pulau Laut Utara studi studi tiru ke Kabupaten Banjar
Kapolres Kotabaru Himbau Masyarakat Tidak Mencoba-coba Konsumsi Kecubung
Jembatan Alternatif Penghubung Dua Desa di Kotabaru Dibangun, Warga Gotong royong Lagi
Gunakan Trail, Bupati Serahkan Bansos di 17 Desa
Satbinmas dan Satnarkoba Kotabaru Sosialisasikan Dampak Kenakalan Remaja dan Narkoba
Hj Melinda Berharap Della Selvafia Azahra Bisa Membawa Baki HUT RI di IKN

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 17:16 WITA

Siap-siap Para Pengendara, Polres Kotabaru Mulai Operasi Patuh Intan

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:21 WITA

Aisyah Sangat Takjub Melihat Keindahan Siring Laut Kotabaru

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:24 WITA

Sembilan Desa di Kecamatan Pulau Laut Utara studi studi tiru ke Kabupaten Banjar

Sabtu, 13 Juli 2024 - 13:45 WITA

Kapolres Kotabaru Himbau Masyarakat Tidak Mencoba-coba Konsumsi Kecubung

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:32 WITA

Jembatan Alternatif Penghubung Dua Desa di Kotabaru Dibangun, Warga Gotong royong Lagi

Kamis, 11 Juli 2024 - 20:02 WITA

Satbinmas dan Satnarkoba Kotabaru Sosialisasikan Dampak Kenakalan Remaja dan Narkoba

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:41 WITA

Hj Melinda Berharap Della Selvafia Azahra Bisa Membawa Baki HUT RI di IKN

Rabu, 10 Juli 2024 - 15:45 WITA

Pleno Verifikasi Faktual KPU Kotabaru, Dua Bakal Cabup dan Wabup Ketahap Selanjutnya

Berita Terbaru

Suasana Siring Laut Kotabaru dimalam hari dengan air mancur menarinya

Kotabaru

Aisyah Sangat Takjub Melihat Keindahan Siring Laut Kotabaru

Minggu, 14 Jul 2024 - 11:21 WITA