Dinas PMD Kalsel Tetapkan Tiga Prioritas ADD 2022 dan Harapkan Desa Kembangkan BUMDes

Rabu, 8 Desember 2021 - 18:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PMD Provinsi Kalsel Drs. Zulkifli

Metrokalsel.co.id, Banjarbaru – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan tiga prioritas utama penggunaan alokasi dana desa (ADD) anggaran 2022 mendatang.

Ketiga prioritas ini, guna memulihkan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa. Yakni, program prioritas desa, mitigasi bencana alam, dan nasional merupakan prioritas utama ADD 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi ketiga prioritas tersebut tidak lepas dalam kondisi konteks dampak covid-19 ada sampai saat ini. Artinya keselamatan (kesehatan) dan ekonomi menjadi target capaian yang disasar,” Kata Kadis PMD Kalsel Drs. Zulkifli, MP saat dihubungi via telepon, Rabu (8/12/2021) sore.

Menurutnya, walau ada tiga komponen harus sesuai dengan penggunaan ADD. Namun, semua program ini dinilai memiliki kepentingan masing-masing di bidangnya.

“Antara prioritas I, II, dan III itu tidak ada yang lebih utama, ketiganya sama pentingnya. Ya ketiganya hanya menunjukan urutan, bukan rangking,” bebernya.

Tak hanya itu, pada 2022 mendatang Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Imigrasi menggelontorkan dana ADD sebanyak Rp 1,4 Triliun dengan total 1.864 desa se Kalsel.

“Dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi terhadap penanganan stunting dan untuk alokasi dana desa di tahun depan mendapatkan kucuran sebesar Rp1,427 triliun dengan total 1.864 desa,” ujarnya.

Dikatakan, walau semua desa pastinya mendapatkan ADD, namun Zulkifli berharap desa dapat mengembangkan sebaik mungkin Badan Usaha Milik Daerah (BUMDes) di desanya masing-masing.

“Sebaiknya desa tidak bergantung pada dana desa seratus persen, upayakan pendapatan dari BUMDes juga ada,”harapnya.

Disamping itu, ia menegaskan tidak hanya tiga prioritas utama untuk ADD. Namun, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa tetap akan dibayarkan sebesar Rp300 ribu pertahunnya.

“Karena kita masih dalam situasi pandemi COVID-19, sehingga BLT dana desa harus dibayarkan di tahun depan,” imbuhnya.(put/ags)

Berita Terkait

Pemkot Banjarbaru Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Untuk Urai Kemacetan di Bundaran Simpang 4
Jalan Bypass Batulicin – Banjarbaru Terang Benderang Awal Tahun 2026
Andi Rudi Teken Nota Kesepahaman Pembangunan Jembatan Kalimantan-Kotabaru hingga Perbaikan Jalan Banjarbaru-Mantewe
Gubernur Kalsel Lantik 11 Pejabat, Ini Daftar Nama Yang Dilantik
Kapolri Resmikan Dua SPPG dan Groundbreaking 10 SPPG Baru di Polda Kalsel
Jaksa Agung RI, Resmikan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di Kawasan Perkantoran Pemerintahan di Banjarbaru
Bupati Tanbu Andi Rudi Latif, Hadiri Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru
Lima BUMDesa Terbaik di Kalimantan Selatan Akan Tampil di Kampoeng Kreasi Surabaya

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:32 WITA

Pemkot Banjarbaru Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Untuk Urai Kemacetan di Bundaran Simpang 4

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:26 WITA

Jalan Bypass Batulicin – Banjarbaru Terang Benderang Awal Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 11:04 WITA

Andi Rudi Teken Nota Kesepahaman Pembangunan Jembatan Kalimantan-Kotabaru hingga Perbaikan Jalan Banjarbaru-Mantewe

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:09 WITA

Gubernur Kalsel Lantik 11 Pejabat, Ini Daftar Nama Yang Dilantik

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:48 WITA

Kapolri Resmikan Dua SPPG dan Groundbreaking 10 SPPG Baru di Polda Kalsel

Jumat, 4 Juli 2025 - 11:08 WITA

Jaksa Agung RI, Resmikan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di Kawasan Perkantoran Pemerintahan di Banjarbaru

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:51 WITA

Bupati Tanbu Andi Rudi Latif, Hadiri Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru

Sabtu, 31 Mei 2025 - 09:54 WITA

Lima BUMDesa Terbaik di Kalimantan Selatan Akan Tampil di Kampoeng Kreasi Surabaya

Berita Terbaru