Metrokalsel.co.id, KOTABARU – Perkumpulan Damang Adat Dayak Meratus Borneo (DADMB) Ranting Kabupaten Kotabaru menggelar pertemuan silaturahmi bersama DADMB Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (20/2/26).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Adat Balian Lawiansyah Arga, Desa Cantung Kanan, Kecamatan Hampang itu dihadiri Ketua Umum DADMB Provinsi Kalimantan Selatan Hamdi, Wakil Ketua Umum, Sekjen DADMB Kapau F., Ketua Ranting DADMB Tanah Bumbu Norlaila, Ketua Ranting DADMB Tapin Nato, Ketua Ranting DADMB Kotabaru Masdiri, Wakil Ketua Ranting Ardiansyah, Ketua AMAN Kotabaru Sahrianto, jajaran pengurus, serta anggota Polsek dan Babinsa Kecamatan Hampang.
Sekretaris DADMB Kotabaru Alimudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi momentum memperkuat koordinasi dan soliditas organisasi adat di daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum DADMB Provinsi Kalimantan Selatan Hamdi menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga adat dan pemerintah dalam menjaga serta melindungi masyarakat.
“Adat dan pemerintah harus berjalan seiring, saling membina, membantu dan bersatu. Jangan sampai ada gesekan antarorganisasi. Kesatuan itulah yang akan membawa kemajuan,” tegasnya.
Ia juga menekankan agar para ketua kedemangan di Kabupaten Kotabaru benar-benar menjalankan tugas adat secara profesional serta membangun kerja sama dengan pemerintah.
Visi organisasi, lanjutnya, menyatukan 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dalam satu payung persatuan demi perlindungan masyarakat adat.
Sementara itu, Ketua Ranting DADMB Kotabaru Masdiri mengaku kunjungan dari pengurus provinsi memberikan banyak masukan dan pembelajaran bagi jajaran ranting.
“Silaturahmi ini sangat mendidik dan membuka wawasan kami dalam menjalankan tugas. Kami diingatkan agar tidak berbisnis dalam jabatan, bersikap transparan, dan tidak memandang sebelah mata masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh arahan dari DADMB provinsi akan menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai kedemangan di Kotabaru. Jika terdapat hal yang belum dipahami, pihaknya siap berkoordinasi kembali agar tidak terjadi kekeliruan.
Di sisi lain, Kapolsek Hampang melalui Kanit Intel Bripka Sujarmato menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap sinergi antara tokoh adat dan aparat keamanan terus terjalin demi menjaga kamtibmas di wilayah Kecamatan Hampang.
“Jika ada permasalahan, mari diselesaikan bersama dengan mengedepankan musyawarah untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (ebt)








