Tim Pakem Kotabaru Kembali Ingatkan Aliran Khilafatul Muslimin, Berdakwah Harus Sesuai Koridor

Kamis, 23 Januari 2025 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrokalsel.co.id, KOTABARU – Tim pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan (Pakem) kabupaten kotabaru kembali mengendus pergerakan aliran Khilafatul Muslimin.

Belum lama tadi, tim telah melaksanakan rapat dengan beberapa intansi terkait  di kantor kesbangpol kotabaru.

Dalam rapat tesebut menyatakan bahwa Khilafatul Muslimin ini melakukan pergerakan dan pengajian lagi wilayah di kabupaten kotabaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru melalui Kasi Intelnya, Rhaksi Gandhy Arifran SH, Kamis (23/10/2025) mengatakan tim Pakem kembali rapatkan barisan.

Tim pakem kotabaru memanggil pimpinan khilafatul muslimin pada tanggal 17 Januari 2025 kemarin. Kemudian dihadiri pimpinannya Ahmad Lamo bersama pimpinan wilayah Amiruddin.

Kasi Intelnya, Rhaksi Gandhy Arifran SH

“Pada rapat itu kita sudah sampaikan bahwasanya kalo mau tetap berdakwah harus dengan koridor selain itu karena kita berada diwilayah negara Indonesia jadi harus mengikuti peraturan Pancasila dan Undang undang dasar 1945 ,” katanya.

Di dalam rapat tersebut tim pakem sempat berdebat terkait dengan khilafatul muslimin mereka bersikeras mengatakan bahwa yang dia akuinya adalah khilafah, kemudian setelah itu tidak ada titik temu antara mereka dan tim pakem.

” Kami menyampaikan karena mereka berada di wilayah kabupaten kotabaru kalimantan selatan , kalau nanti ada terlihat dan terdengar ada perkembangannya melalui dakwahnya dan menyimpang dari Alquran dan Hadist serta menyeimpang dari pancasila dan undang undang dasar, kami tim pakem kotabaru tidak akan tinggal diam untuk menindak secara hukum,” tegasnya.

Tim Pakem juga menyampaikan seruan melalui sepanduk yang terpasang di depan pintu gerbang masuk pelabuhan fery Sebuku yang bertuliskan Kami Masyarakat Kotabaru dan Kecamatan Pulau Sebuku Menolak Kelompok Anti Pancasila ( Khilafatul Muslimin) di kabupaten kotabaru karena membahayakan NKRI.

“kami berharap dan meminta kepada teman teman MUI, KUA yang ada di kecamatan pulau sebuku dan bisa mereka lebih aktif lagi untuk memberikan pencerahan dan pengertian kepada masyarakat nya agar tidak menyeimpang dari ajaran agama, pancasila dan undang undang,” jelasnya. (ebt)

Berita Terkait

Belum Aman Secara Teknis, DPRD Kotabaru Tunda Pindah ke Gedung Baru
DPRD Kotabaru Terima Permohonan RDP Karyawan PT Hilcon Jaya Sakti, Sampaikan Ini
Dihadiri Dua Bupati, Pengurus KONI Kotabaru Resmi Dikukuhkan
Peringati HPN 2026, Awaluddin Apresiasi Peran Pers
Bupati Kotabaru Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Satu Sekretaris
Rahmad Anggota DPRD Kotabaru Apresiasi Peresmian RSUD Sengayam, Warga Tak Perlu Jauh-jauh Lagi
Andi Rustianto, Sekjen KNPI Kalsel Himbau Pemuda Jauhi Judi Online
Lanal Kotabaru Buka KKRI dan Persami, Tanamkan Bela Negara Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:56 WITA

Belum Aman Secara Teknis, DPRD Kotabaru Tunda Pindah ke Gedung Baru

Senin, 9 Februari 2026 - 20:41 WITA

Dihadiri Dua Bupati, Pengurus KONI Kotabaru Resmi Dikukuhkan

Senin, 9 Februari 2026 - 20:38 WITA

Peringati HPN 2026, Awaluddin Apresiasi Peran Pers

Senin, 9 Februari 2026 - 13:00 WITA

Bupati Kotabaru Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Satu Sekretaris

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:00 WITA

Rahmad Anggota DPRD Kotabaru Apresiasi Peresmian RSUD Sengayam, Warga Tak Perlu Jauh-jauh Lagi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:13 WITA

Andi Rustianto, Sekjen KNPI Kalsel Himbau Pemuda Jauhi Judi Online

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:05 WITA

Lanal Kotabaru Buka KKRI dan Persami, Tanamkan Bela Negara Sejak Dini

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:59 WITA

Gedung Baru RSUD Sengayam Resmi Diresmikan, DPRD Kotabaru Beri Apresiasi

Berita Terbaru