DLH dan PT TIA Sosialisasikan Pentingnya Pengolahan Sampah Organik Berbasis Eco Enzyme

Kamis, 8 Desember 2022 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Sekitar 40an peserta perwakilan dari Kepala Desa, Sekolah SD, SMP, SMA, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan BUMDes ikuti sosialisasi Eco Enzyme For Green And Sustainnable Environmet.

Kegiatan itu adalah Membangun Circular Economic Melalui Bioteknologi Pengolahan Sampah Organik Berbasis Eco Enzyme Sebagai Aksi Nyata Pelaksanaan Green Economic di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, yang digelar di Aula Soraja Hotel Ebony Batulicin, Kamis (8/12/2022).

Sosialisasi ini, digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanahbumbu bekerjasama dengan perusahaan tambang PT TIA (Tunas Inti Abadi), dengan menghadirkan narasumber Ketua Pusat Study Eco Enzyme Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin,
Dr Dian Masita Dewi, SE, MM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanahbumbu, M Halidie, mengatkan kegiatan yang digelar bekerjasama dengan PT TIA, adalah sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat terkait Eco Enzyme.

Menurut Halidie, masyarakat banyak yang tidak tahu, padahal ini cairan serbaguna dari hasil limbah organik dan bisa berasal dari sayur-sayuran, buah-buahan yang tidak digunakan lagi, dan diproses permentasi sampai 90 hari.

Prosesnya ada tahapannya, mulai dari 7 hari ini harus dibuka dulu untuk keluarkan gas metan kemudian ditutup lagi, setelah 30 hari ditutup lagi sampai hari ke 90.

” Bulan pertama terbentuk alkohol, bulan kedua asam asetat, bulan ketiga ini terbentuk enzim, dan enzim ini digunakan untuk macam-macam, misalnya sebagai desinfektan, menyuburkan tanaman atau pupuk, cuci piring dan banyak lagi dan ini juga bernilai ekonomis,” katanya.

Namun dari kesemuanya adalah untuk mengurasi persampahan rumah tangga dan ini juga harus dipilah sampah yang bisa digunakan lagi dan daur ulang.

” Ini salah satu upaya untuk mengurangi sampah, karena 2021 sampah di indonesia berjumlah 31 juta ton pertahun, dan tanbu sendiri menyumbang 60.473 ton pertahun atau 0,2 persen dari jumlah sampah nasional, ” katanya.

Dengan pemanfaatan Eco Enzyme tentunya mengurangi sampah, dan akhirnya TPA di Tanbu, umurnya bisa lebih panjang karena sampah berkurang. Selain itu, mengurangi pengeluaran karena adanya eco enzim in karena bisa digunakan lagi. ” Ini bernilai ekonomis dan bisa dikomersilkan juga, ” katanya.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT TIA, Irfan Triyunanto mengatakan kegiatan sosialisai ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat dan KSM serta kampung iklim diwilayah lingkar tambang binaan perusahaan.

Menurutnya manfaat dari kegiatan ini sangat banyak terutama yang berkaitan dengan sampah masyarakat dan rumah tangga yang bisa dikurangi dan punya nilai.

” Tanpa peran masyarakat dalam membantu mengurangi sampah tidak akan maksimal. Dengan kegiatan ini, tentu akan sangat membantu dan hasilnya bernilai ekonomis, ” katanya.

Sebab, hasil dari Eco Enzyme ini sangat membantu dan hemat. Apalagi ini bisa menjadi sabun cuci piring dan paling utamanya juga adalah lingkungan menjadi bersih.

” Khususnya di kampung iklim, ini akan mendukung mereka dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih dan mereka hang hadir bisa mengerti dan bisa memanfaatkan sampah menjadi bisa menghasilkan,” katanya. (dat)

Berita Terkait

Polres Kotabaru Rangkul Komunitas Ojol dalam Operasi Keselamatan Intan 2026
Andi Mustari Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Tanah Bumbu 2026–2030
Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Sertijab Kasi Pidsus Kejari Tanah Bumbu, Muhammad Fadhil Resmi Gantikan Yopie A Budiman
Satgas Pangan Antisipasi Praktik Penimbunan Barang, Jaga Stabilitas Harga
Puluhan Polisi Lakukan Aksi Bersih-bersih di Taman Education Park dan Pasar Minggu
Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu: Jasad Bayi Lengkap Ari-arinya Diduga Sengaja Dikubur
Pemkab Tanah Bumbu Gaungkan Kebangkitan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 12:49 WITA

Polres Kotabaru Rangkul Komunitas Ojol dalam Operasi Keselamatan Intan 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:48 WITA

Andi Mustari Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Tanah Bumbu 2026–2030

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:44 WITA

Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:45 WITA

Satgas Pangan Antisipasi Praktik Penimbunan Barang, Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:21 WITA

Puluhan Polisi Lakukan Aksi Bersih-bersih di Taman Education Park dan Pasar Minggu

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:22 WITA

Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu: Jasad Bayi Lengkap Ari-arinya Diduga Sengaja Dikubur

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:35 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gaungkan Kebangkitan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakornas 2026 Pemerintah Pusat dan Daerah

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Mustari Terpilih Aklamasi Pimpin KORMI Tanah Bumbu 2026–2030

Minggu, 8 Feb 2026 - 18:48 WITA