Harus Menunggu Lagi, Pemekaran Kecamatan Pangeran Terkena Moratorium

Selasa, 13 September 2022 - 13:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Setelah lalui beberapa tahapan, pemekaran kecamatan Pangeran di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, tinggal selangkah lagi, namun harus kembali menunggu.

Padahal, semua tahapan sudah dilakukan termasuk tinjau lapangan dari Kementrian Dalam Negeri, hanya saja semuanya harus ditunda lantaran akan menyambut pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu).

Semua jenis pemekaran pun harus ditunda, menunggu pemilu selesai yang akan dilaksanakan di 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat keadaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu kembali harus menunggu selama dua tahun hingga pemilu selesai dilaksanakan.

” Pemekaran terpaksa tertunda, semua proses sudah dilalui tetapi dari Pemerintah mengeluarkan aturan moratorium sehingga pemekaran ini tertunda, ” kata Kepala Bagian Pemerintahan Setda Tanah Bumbu, Lalu Ismail, Selasa (13/9/22).

Padahal upaya mengejar pemekaran kecamatan ini sudah dilakukan namun aturan pemerintah, tidak bisa dilanggara lagi.

” Karena moratorium, otomatis tertunda padahal tinggal menunggu kode wilayahnya dari Kemendagri saja. Kalau ini sudah ada, maka sudah sah, ” katanya.

Pemerintah Daerah harus menunggu lagi, sampai dengan pemilu selesai dilaksanakan di 2024 mendatang.

Sekadar diketahui, pemekaran kecamatan Pangeran ini dimekarkan dari Kecamatan Kusan Hilir dan Kusan Hulu. Sebanyak 9 desa dari kecamatan kusan hilir dan 1 desa dari Kusan Hulu.

Diketahui, Kabupaten Tanah Bumbu saat ini terdiri dari 12 kecamatan yaitu Kusan Hilir, Batulicin, Simpangempat, Karang Bintang, Kuranji, Mantewe, Kusan Hulu, Sungai Loban, Angsana, Satui, Kusan Tengah dan Teluk Kepayang. (dat)

Berita Terkait

Sertijab Kasi Pidsus Kejari Tanah Bumbu, Muhammad Fadhil Resmi Gantikan Yopie A Budiman
Satgas Pangan Antisipasi Praktik Penimbunan Barang, Jaga Stabilitas Harga
Puluhan Polisi Lakukan Aksi Bersih-bersih di Taman Education Park dan Pasar Minggu
Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu: Jasad Bayi Lengkap Ari-arinya Diduga Sengaja Dikubur
Pemkab Tanah Bumbu Gaungkan Kebangkitan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakornas 2026 Pemerintah Pusat dan Daerah
Breakingnews! Warga Jalan Veteran Desa Barokah Geger, Ada Sosok Jasad Bayi Disamping Rumah
Kampanyekan Safety Riding, Dirlantas Boyong Tim ke Tanah Bumbu Sosialisasi ke Pelajar dan Ojol

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:24 WITA

Sertijab Kasi Pidsus Kejari Tanah Bumbu, Muhammad Fadhil Resmi Gantikan Yopie A Budiman

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:45 WITA

Satgas Pangan Antisipasi Praktik Penimbunan Barang, Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:21 WITA

Puluhan Polisi Lakukan Aksi Bersih-bersih di Taman Education Park dan Pasar Minggu

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:22 WITA

Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu: Jasad Bayi Lengkap Ari-arinya Diduga Sengaja Dikubur

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:35 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gaungkan Kebangkitan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakornas 2026 Pemerintah Pusat dan Daerah

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:17 WITA

Breakingnews! Warga Jalan Veteran Desa Barokah Geger, Ada Sosok Jasad Bayi Disamping Rumah

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WITA

Kampanyekan Safety Riding, Dirlantas Boyong Tim ke Tanah Bumbu Sosialisasi ke Pelajar dan Ojol

Berita Terbaru