Kamis, 29 September 2022
png_20220108_192606_0000

Zairullah Terharu, Menangis Dengar Surat Cinta Anak Asuhnya

Minggu, 13 Maret 2022 21:09
IMG-20220314-WA0026
BANNER-ARCHIVE

Momen Zairullah Azhar Kumpul Dengan Anak Yatim Darul Azhar

Metrokalsel.co.id, Batulicin – Sembari bersandar dituang beton Pendopo Istana Anak Yatim Darul Azhar, Bupati Tanah Bumbu, Kalsel, dr Zairullah Azhar menangis. Mata dan wajahnya sembab dipenuhi tetesan air yang keluar dari matanya.

Ia tak sadar banyak orang yang memperhatikan prilakunya. Ia terharu kala mendengar anak asuhnya dari Istana Anak Yatim Darul Azhar Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu membacakan surat cinta buatnya.

“Ayah, ananda tahu Ayah sangat sayang kepada kami. Disaat kami tak punya orang tua karena sudah meninggal, Ayah hadir menjadi pengganti mereka. Semoga Ayah selalu diberikan kesehatan dan rezeki. Amin,” urai Aulia, santriwati Istana Anak Yatim Darul Azhar penuh haru dan menangis.

Suasana ini terungkap dalam silaturahmi antara Pengurus Forum Nasional dan Forum Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak-Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA-PSAA) se Indonesia di Istana Anak Yatim Darul Azhar Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (12/3/2022) malam.

Dalam silaturahmi itu, disampaikan beragam pesan dan kesan selama mereka melaksanakan Rapimnas 2 Forum Nasional LKSA-PSAA di Tanah Bumbu.

“Saya kagum, panti ini (Istana Anak Yatim Darul Azhar) satu-satunya dalam asramanya ada 700 anak lebih,” ucap Pjs Ketua Umum LKSA-PSAA KH Syakir Ridho saat memberikan kesannya.

Menurutnya, Istana Anak Yatim asuhan dr Zairullah Azhar ini sangat luar biasa. Dengan lahan dan bangunan asramanya yang sangat besar, ia menilai asetnya sangat mahal.

“Jika asumsi 50 anak saja panti butuh setengah ton beras sebulan, gimana Istana ini,” ujarnya heran.

Tapi, sambungnya, tujuan utama dari kehadiran mereka di Tanah Bumbu adalah membawa inspirasi dari kiprah dr Zairullah selama puluhan tahun membina, mendidik dan mengasuh anak yatim hingga banyak menjadi sukses.

“Saat pulang kami bawa inspirasi ini dan kami ceritakan kepada kepala daerah dan pejabat disana oleh-oleh dari Tanah Bumbu ini,” lanjutnya.

Sementara dr Zairullah menyebutkan kegiatan silaturahmi bersama penghuni Istana ini rutin digelar setiap Minggu malam. Tujuan untuk memantau langsung perkembangan mereka dan memberikan kasih sayang bagi anak-anak.

“Kita rutin gelar setiap malam Senin. Tapi jika ada kegiatan khusus, dilaksanakan malam Minggu seperti yang kita lakukan sekarang,” terang Zairullah didepan puluhan peserta Rapimnas 2 Forum Nasional LKSA-PSAA.

Menurutnya, anak-anak butuh diberikan kasih sayang dan perhatian. Sehingga motivasi dan semangat mereka untuk menjalani kehidupan secara normal dalam rangka membentuk karakter, jati diri dan iman tetap berlangsung.

“Kita sebagai orang tua harus memberikan waktu cukup kepada mereka. Memompa semangat dan motivasi agar giat belajar dan beribadah. Sehingga kedepan mereka lahir sebagai generasi bangsa yang berkualitas dan berakhlak Karimah,” paparnya.

Terkait jumlah anak yatim diasuhnya yang mondok di Istana Darul Azhar sebanyak 700 orang. Namun, ungkapnya di Tanah Bumbu sebenarnya berjumlah 3.000 anak. Mereka dititipkan kepada kepala desa.

“Karena masih pandemi untuk sementara yang tinggal di asrama ini dibatasi. Tapi sementara ribuan lainnya dititip di desa-desa,” bebernya.

Selain di Tanah Bumbu, sambungnya, pihaknya juga memiliki panti di Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala dan semua daerah di Kalsel.

“Di Banjarmasin ada 200 santri. Di kabupaten kota lainnya ada juga tapi masih dititip kepada para guru dan Ustadz meski tak banyak. Rata-rata masih 100 orang,” imbuhnya.

Sedangkan yang mengenyam pendidikan, jelasnya, tersebar di sejumlah daerah dan negara. Mereka ada yang kuliah di Kampus Banjarmasin, dan kota lainnya. Kemudian ada yang di.oondok pesantren di Jawa.

“Juga sampai kita kirim ke Yaman dan Arab Saudi,” tandasnya.

Ia berharap, semua anak-anak yatim di Tanah Bumbu bahkan di Indonesia kelak tak ada lagi yang terlantar. Mereka bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup layak, mendapatkan perhatian, diberikan pendidikan agar menjadi anak yang sukses kedepannya.

Kegiatan silaturahmi menandai berakhirnya pula kegiatan Rapimnas 2 Fornas LKSA-PSAA yang digelar di Bumi Bersujud selama 3 hari. Rapimnas bertujuan menciptakan kebersamaan, mendorong kesetaraan dalam rangka mewujudkan pelayanan kesejahteraan sosial anak yang profesional dan mandiri.

Turut hadir Sekretaris Daerah DR Ambo Sakka dan Kepala-kepala SKPD dilingkungan Pemkab Tanah Bumbu. Berbagai pertunjukan ditampilkan untuk menambah kemeriahan yang dipersembahkan anak-anak Istana Yatim Darul Azhar. (ril/hms)

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini

Jhonlin Group Umrohkan 870 Warga Tanah Bumbu

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Jhonlin Group memberangkatkan 870 warga Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel, untuk laksanakan ibadah…


Warga Binaan Lapas Kotabaru Yang Buta Huruf, Diajari Membaca dan Berhitung

Sebanyak 30 Orang Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kotabaru Ikut Belajar Mandiri Mengenal Haruf dan…


Pelajar SMKN 1 Simpang Empat Belajar ke UMKM Centre PT BIB Yang Sudah Jalin Kersama Dengan IBAN

Siswa-Siswi SMKN 1 Simpang Empat Saat Belajar ke UMKM Centre BIB di Kecamatan Angsana METROKALSEL.CO.ID,…


Tim Tikim Imigrasi Batulicin Turun ke Desa-Desa Sampaikan Informasi MPaspor

(Istimewa) Sosialisasi MPaspor ke Desa-desa di Kabupaten Kotabaru METROKALSEL.CO.ID, KOTABARU – Kantor Imigrasi Kelas II…


Bupati Bersama Kapolres dan Dandim Tanbu, Tinjau Langsung Jalan Nasional Yang Longsor

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu dr HM Zairullah Azhar bersama Kapolres AKBP Tri Hambodo…