Minggu, 25 September 2022
png_20220108_192606_0000

Perayaan Nyepi di Desa Maju Sejahtera Berkangsung Aman dan Lancar

Sabtu, 5 Maret 2022 21:27
Pure Desa di Desa Maju Sejahtera, Sepi Tak Ada Aktivitas
BANNER-ARCHIVE

Suasana Sepi di Hari Nyepi Umat Bali di Desa Maju Sejahtera Kecamatan Karang Bintang

Metrokalsel.co.id, Batulicin – Puncak peringatan Perayaan Hari Nyepi di Desa Maju Sejahtera Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanahb Bumbu, berlangsung aman tanpa gangguan.

Disepanjang jalan utama Desa yang ada, tidak satu pun yang keluar dari rumah mereka dan tak ada aktivitas dijalan raya oleh masyarakat Bali di desa tersebut.

Padahal, sekitar 65 persen di desa itu adalah masyarakat Suku Bali. Namun di hari Perayaan Nyepi yang jatuh pada Kamis (3/3/2022), tak ada yang keluar rumah.

Jalan yang berada di komplek warga Bali pun ditutup dengan pemberian papan larangan melintas karena sedang melaksanakan Nyepi selama satu hari penuh hingga malam.

I Nyoman Siara yang merupakan Bandesa Adat Desa Maju Sejahtera, saat ditemui di Pure desa, mengatakan semua warga Bali sedang berada di rumahnya masing-masing.

Tidak ada yang bekerja atau keluar rumah dan tidak ada suara bunyi-bunyian selama satu hari penuh. Begitu juga dengan agama lain, juga sudah paham saat mereka melaksanakan ibadah.

” Hari ini, kita menenangkan diri semuanya tenangkan suasana tidak ada aktivitas dan ini akan berlangsung sampai tengah malam dan pukul 06.00 wita pagi, barulah seperti biasanya, ” kata I Nyoman.

Begitu juga malam ini, tidak ada kegiatan dan lampu-lampu tidak dihidupkan. Hari ini pula tidak ada warga yang bekerja, semuanya tinggal dirumah berkumpul keluarga dan tidak keluar rumah.

” Sebenarnya rangkaian acara dilaksanakan sejak 28 Februari sampai hari ini. Mulai dari Pantai Madani Sungai Loban mengambil air suci hingga tadi malam pawai Ogoh-ogoh. Hari ini kita semua berharap kedepan lebih baik dibandingkan sebelumnya, ” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Maju Sejahtera, M Nur Kamim, mengatakan pelaksanaan Hari Nyepi di desanya seperti biasanya tidak ada aktivitas dari warga Suku Bali. Mereka tidak ada yang keluar rumah dan jalan ditutup dan mereka juga diawasi oleh petugas atau pecalangan.

” Kami disini hidup berdampingan dan tolerasi tinggi. Ketika kami melaksanakan peringatan hari Islam, mereka juga membantu dan sebaliknya, kami juga membantu mereka agar tidak terganggu melaksanakan ibadah, ” katanya. (dat/mka)

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini

Kerusakan Jalan di Satui Barat, Satlantas Polres Tanbu Ingatkan Pengendara Untuk Konsentrasi

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Retakan jalan di Jalan Nasional KM 171 Desa Satui Barat Kecamatan Satui…


Hore! Sekarang Ada Wifi Gratis di Wisata Siring Laut Kotabaru

Para Pengunjung Siring Laut Kotabaru Kini Bisa Nikmati Wifi Area Gratis METROKALSEL.CO.ID, KOTABARU – Untuk…


Polemik Kongres Luar Biasa ASKAB Kotabaru, Tidak Resmi ?

Persepakbolaan Kotabaru Gelar Kongres Luar Biasa¬† METROKALSEL.CO.ID, KOTABARU – Asosiasi Sepakbola Kabupaten (ASKAB) menggelar kongres…


Satlantas Polres Tanbu Berjasama Indocement Gelar Pelatihan Tanggap Bencana dan Keselamatan Berlalu Lintas

Indocement dan Satlantas Polres Tanbu Gelar Pelatihan Tanggap Bencana dan Keselamatan Berlalu Lintas untuk 3…


Kantor Imigrasi Batulicin Berkoordinasi Dengan Dandim 1022 Tanbu, Soal Kehadiran Orang Asing

METROKALSEL.CO.ID, BATULICIN – Kehadiran Orang Asing memang meningkatkan perekonomian dan investasi, namun demikian, tidak dapat…